Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG Hollywood Nicolas Cage mengatakan semula dirinya menolak ketika mendapat tawaran akting untuk karakter dirinya sendiri dalam film aksi komedi The Unbearable Weight of Massive Talent.
"Saya berkata, 'Tidak, tidak, tidak, tidak'. Tidak ada apa pun di tubuh saya, tidak ada otot di tubuh saya yang menyuruh saya untuk memainkan diri sendiri di film. Itu menakutkan. Itu sesuatu yang sulit," kata Cage, dikutip Jumat (15/4).
Namun, sutradara Tom Gormican mengirim sepucuk surat kepada Cage. Aktor itu mengaku surat itulah yang membuatnya berubah pikiran. Gormican, yang juga menjadi penulis skenario bersama Kevin Etten, berharap bahwa Cage akan mengambil peran tersebut.
Baca juga: Ryusuke Hamaguchi Siap Hadapi Tantangan Hollywood
"Saya sempat khawatir filmnya akan seperti sketsa Andy Samberg di Saturday Night Live (SNL), semacam ejekan. Tapi dia (Gormican) ingin menghadirkan film yang memiliki karakter, lebih manusiawi, lebih sensitif, lebih kepribadian, dan bukan hanya seperti karakter kartun," cerita Cage.
Dalam film tersebut, Cage berperan sebagai Nick Cage, seorang aktor tua yang berjuang untuk mendapatkan peran baru. Putus asa, ia menerima tawaran untuk tampil di pesta ulang tahun seorang penggemar yang kaya raya di Eropa dengan imbalan gaji US$1 juta.
Tanpa sepengetahuannya, penggemar itu rupanya penjahat. Cage pun diminta dua agen CIA untuk menangkap si penggemar.
Tugas menjadi rumit ketika Cage dan targetnya memiliki keterikatan terhadap kecintaan mereka pada bioskop, sementara putri dan mantan istri Cage terjebak dalam posisi yang berbahaya.
Film Massive Talent dapat diibaratkan sebagai surat cinta untuk menghormati keaktoran dan karier Cage selama lebih dari empat dekade. Film ini juga mengambil inspirasi dari sisi jenaka Cage saat berada di luar layar dan sisi kehidupan pribadi Cage.
"Tantangan sebenarnya adalah kami menggunakan beberapa elemen nyata dari kehidupan Nicolas Cage yang telah banyak dilaporkan, seperti saat ia berada dalam kesulitan keuangan, karier, dan kemudian beberapa hal yang merupakan elemen fiksi yang berdampak pada Nicolas asli," kata Gormican.
Dalam Massive Talent,, karakter utama memiliki semacam alter-ego bernama Nicky Cage, yang merupakan elemen fiksi.
Menurut Cage, beberapa aspek dari dirinya yang sebenarnya dapat terhubung ke dalam cerita.
"Komedinya, saya suka bertingkah konyol di rumah. Saya suka membuat istri saya tertawa. Saya suka membuat anak laki-laki saya tertawa. Saya selalu agak aneh dengan selera humor saya, dan saya pikir dalam film itu adalah mirip dengan gaya humor saya sendiri di rumah," kata Cage.
Selain Cage, Massive Talent juga dibintangi Pedro Pascal, Lily Sheen, Tiffany Haddish, Neil Patrick Harris, dan Sharon Horgan. Film
itu akan mulai diluncurkan di bioskop global mulai 20 April. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved