Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Inggris Ed Sheeran memenangkan gugatan hak cipta atas lagu hitnya Shape of You.
Pengadilan Tinggi Inggris, Rabu (6/4), memutuskan Sheeran tidak menjiplak lagu Oh Why karya Sami Chokri yang dibuat pada 2015.
Dalam putusannya, Hakim Antony Zacaroli mengatakan Sheeran 'tidak sengaja atau tidak sadar menyalin' karya Chokri.
Baca juga: The Weeknd Ingin Ganti Nama
"Ada kesamaan antara frasa satu bar dalam Shape of You dan Oh Why. Kesamaan seperti itu hanyalah titik awal untuk kemungkinan pelanggaran hak cipta," ujar Zacaroli dilansir Variety, Kamis (7/4).
Setelah mempelajari kedua lagu tersebut, Zacaroli menyimpulkan ada perbedaan antara bagian-bagian yang relevan dari lagu-lagu tersebut, yang memberikan bukti kuat bahwa frasa Oh I dalam Shape of You berasal dari sumber lain di luar Oh Why.
Zacaroli juga menyebut bahwa Sheraan belum pernah mendengarkan lagu Oh Why sehingga tuduhan dari Chokri hanya berdasarkan spekulasi semata.
Usai putusan hakim, Sheeran mengeluarkan pernyataan melalui sebuah video yang diunggah lewat sosial media.
"Meskipun kami jelas senang dengan hasilnya, saya merasa klaim seperti ini terlalu sering terjadi sekarang dan menjadi budaya, untuk mengklaim gagasan dan berpikir bahwa proses penyelesaiannya akan lebih murah daripada membawa ke pengadilan walau tidak memiliki dasar klaim," kata Sheeran.
"Ini benar-benar merusak industri penulisan lagu," lanjutnya.
Sheeran juga menjelaskan ada begitu banyak nada dan sangat sedikit akord yang digunakan dalam musik pop sehingga sebuah kebetulan pasti terjadi.
"Kebetulan pasti terjadi jika 60.000 lagu dirilis setiap hari di Spotify. Itu berarti ada sekitar 22 juta lagu setahun dan hanya ada 12 nada yang tersedia," ujarnya.
Sheeran mengatakan dia tidak ingin mengambil apapun dari rasa sakit hati dan luka yang diderita oleh kedua pihak dalam kasus ini. Baginya, pengalaman berhubungan dengan kasus hukum bukan hal yang menyenangkan.
"Saya seorang manusia, saya seorang ayah, saya seorang suami, saya seorang anak. Tuntutan hukum bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Dan saya berharap putusan ini artinya di masa depan klaim tak berdasar seperti ini bisa dihindari. Ini benar-benar harus berakhir," ujar Sheeran.
Sheeran dikreditkan sebagai penulis Shape of You bersama vokalis Snow Patrol, Johnny McDaid dan produser Steven McCutcheon (secara profesional dikenal sebagai Steve Mac).
"Saya, Johnny, dan Steve sangat berterima kasih atas semua dukungan yang dikirimkan kepada kami oleh sesama penulis lagu selama beberapa minggu terakhir. Semoga kita semua bisa kembali menulis lagu daripada harus membuktikan bahwa kalian bisa menulisnya," kata Sheeran.
Putusan tersebut merupakan puncak dari empat tahun pertempuran hukum antara Sheeran dan penulis lagu Chokri dan Ross O'Donoghue.
Chokri lebih dikenal dengan nama samarannya Sami Switch. O'Donoghue adalah seorang produser. Mereka mengklaim Shape of You memiliki kemiripan dengan single Chokri, Oh Why.
Pada 2018, Sheeran, McDaid dan McCutcheon--bersama Sony/ATV Music Publishing, Rokstone Music Limited, Polar Patrol Music, dan Kobalt Music--engeluarkan proses hukum terhadap Chokri dan O'Donoghue dalam upaya mendapatkan pernyataan hukum yang mengatakan tidak ada pelanggaran hak cipta.
Dua bulan kemudian, Chokri dan O'Donoghue mengeluarkan tuntutan balik yang menuduh pelanggaran hak cipta dan meminta ganti rugi dan royalti.
Shape of You menjadi hit besar setelah dirilis dan pada 2021 menjadi trek Spotify pertama yang mencapai 3 miliar streaming.
Ini bukan pertama kalinya Sheeran digugat atas pelanggaran hak cipta. Pada 2016, ia digugat atas lagu Photograph dan dua tahun kemudian digugat sebesar US$100 juta atas Thinking Out Loud.
Gugatan atas Photograph diselesaikan di luar pengadilan tetapi pertempuran atas Thinking Out Loud diyakini masih
berlangsung. (Ant/OL-1)
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Keputusan Vidi Aldiano untuk berhenti sejenak diambil agar ia bisa memusatkan perhatian pada pemulihan kesehatannya.
SEJUMLAH selebritas seperti Vidi Aldiano, Denny Sumargo (Densu), hingga Luna Maya bersaing dalam Tiktok Awards 2025.
Kylie Jenner melakukan pemotretan untuk kampanye koleksi jenama riasan miliknya King Kylie Collection dengan memakai mahkota karya perancang aksesoris Tanah Air, Rinaldy Yunardi.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Raisa mengunggah sejumlah foto kegiatannya di Paris, salah satunya saat menjadi tamu undangan di salah satu acara brand kosmetik kenamaan Dior.
Ardina Rasti memilih tampil apa adanya terutama dalam perawatan wajahnya yang tampak awet muda tidak melakukan prosedur treatment ekstrem.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Ed Sheeran siap mengguncang Netflix lewat “One Shot”, proyek musik yang direkam dalam satu pengambilan di jalanan dan subway New York.
Talenta Ed Sheeran dalam menulis lagu bernuansa ballad dengan lirik-lirik mendalam bersinar di single Camera. Istri Sheeran, Cherry, menjadi sumber inspirasi lagu ini.
Rapper Snoop Dogg resmi bergabung dalam struktur kepemilikan Swansea City dengan nilai investasi yang dirahasiakan.
Kali ini, Rupert Grint kembali untuk peran cameo kejutan di video klip A Little More milik Ed Sheeran, 14 tahun setelah video klip Lego House.
Ed Sheeran merasa dirinya diperlakukan seperti “celengan yang bisa diguncang kapan saja”. Hal itu terkait gugatan hak cipta algunya Thinking Out Loud.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved