Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK selamanya bisnis harus dimulai dengan modal yang besar. Seperti bisnis yang dijalankan oleh pemilik Dewitian Wedding Gallery, Dewitian. Hal ini diakui Dewitian saat menjadi narasumber dalam salah satu seminarnya yang berjudul "Membangun Bisnis Wedding dengan Modal Kecil Tanpa Hutang" yang digelar secara virtual.
Menurutnya, untuk memulai bisnis Wedding harus berangkat dari apa yang dimiliki. “Jadi modal itu tidak harus besar di awal, tapi seberapa yang kita punya dan kita mulai dari modal tersebut” ungkapnya, Senin (06/09/2021).
Modal besar memang penting, tapi kata Dewitian bukan jadi yang utama. Apalagi bisnis baru jalan di awal-awal, sehingga perlu pembiasaan.
Baca juga : Bidik Kaum Milenial dan Gen-Z, WeTV Tayangkan Little Mom
“Bisnis Wedding saya ini dimulai dari modal yang terbatas, hanya Rp30 juta saat itu yang saya punya. Tapi, kalau terus diseriusi dengan pengelolaan keuangan yang baik, Alhamdulillah wedding saya bisa sebesar sekarang” katanya.
Tips selanjutnya, Dewitian juga menyarankan untuk tidak berutang dalam membangun bisnis wedding gallery “Dengan menjalankan bisnis sesuai kemampuan akan membuat bisnis tumbuh dengan baik. Jangan sampai berutang, karena sebagai pemula kita masih harus belajar banyak untuk bisa sukses di bisnis ini” tambahnya.
Dalam seminar-seminar Dewitian selalu berhasil menyedot antusias masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan ikut sertanya ratusan orang pada acara seminarnya Biasanya , dalam seminarnya Dewitian akan memaparkan beberapa langkah penting dalam membangun bisnis wedding gallery. Seperti perencanaan keuangan, promosi dan inovasi menjadi materi awal dalam pembukaan acara seminar tersebut yang disambut hangat oleh semua peserta. (RO/OL-7)
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Konsep yang selama ini identik dengan skala besar dan format konvensional mulai bergeser menuju pernikahan yang lebih terkurasi, berskala kecil, dan menekankan kualitas pengalaman.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
MENGANGKAT tagline “Get Wedding Soon”, Golden Tulip Wedding Showcase 2026 akan menghadirkan inspirasi bagi calon pengantin yang ingin menggelar pernikahan bernuansa Glamour.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved