Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN merchandise Global Merchandising, yang menangani merchandise untuk Guns N’ Roses, telah mengambil langkah hukum untuk membantu menghalangi penjualan T-shirt bajakan dalam tur band tersebut.
Global Merchandising mengajukan gugatan di New Jersey, tiga hari menjelang pertunjukan grup band itu, 5 Agustus lalu, di Stadion MetLife, menunjukkan pelanggaran merek dagang dan persaingan tidak sehat yang digambarkan sebagai "pihak yang menjual barang dagangan tanpa izin dan melanggar merek dagang, kemiripan, dan logo grup musik Guns N' Roses."
Gugatan itu dialamatkan kepada pedagang bajakan karena menggunakan nama band, logo, kemiripan, merek dagang, dan karya seni tanpa izin atau janji pembayaran royalti.
Baca juga: Simon Gallup Tinggalkan The Cure
Menurut Bloomberg, Kenneth Feinswog, kuasa hukum untuk Global Merchandising Services Ltd, mengatakan, dalam pengajuan gugatan ke pengadilan, "Selama 35 tahun terakhir, pertumbuhan komersial musik populer yang luar biasa, publik tidak hanya membeli jutaan rekaman dan tiket konser untuk hiburan, tetapi telah lebih jauh berusaha mengidentifikasi diri mereka dan menyatakan kesetiaan kepada pemain favorit mereka dengan membeli berbagai barang dagangan, t-shirt, patch, poster, foto, kaus, topi, ikat pinggang, jaket dan barang-barang lain yang menunjukkan nama, foto, kemiripan, logo, merek dagang dan/atau karya seni dari artis tersebut. Tidak diragukan lagi, pernyataan publik yang disebutkan di atas tentang identifikasi dan kesetiaan kepada para pemain dan nilai souvenir dari barang dagangan tersebut di atas adalah alasan mengapa penggemar akan membayar lebih dari US$35 untuk sebuah T-shirt yang dipajang nama atau rupa pemain yang mungkin dijual eceran (tanpa nama atau rupa seperti itu) seharga US$4,00."
Dia melanjutkan, "Bersamaan dengan pertumbuhan bisnis dagangan yang sah, industri multijuta dolar ilegal telah berkembang di Amerika Serikat yang melibatkan pembuatan, penjualan, dan distribusi barang dagangan 'bajakan' yang tidak sah dengan nama, merek dagang, nama dagang, kemiripan atau karya seni yang berkaitan dengan penghibur populer."
Dia kemudian melanjutkan, "Untuk menambah penghinaan terhadap cedera, barang dagangan yang dibuat dan dijual oleh para bootlegger, dalam banyak kasus, berkualitas rendah dan tidak hanya melanggar hak penggugat tetapi juga berdampak buruk pada masyarakat umum dan secara tidak dapat diperbaiki akan merusak reputasi para pemain untuk keunggulan dan integritas dalam mengejar karir profesional mereka. Kelimpahan barang bajakan di pasar merampas para seniman, yang nama, rupa, simbol, logo dan desainnya muncul pada barang dagangan ilegal yang melanggar, dari pendapatan dan kredit yang mereka (para seniman) layak dari investasi modal dan energi kreatif mereka ke dalam pengembangan karir mereka."
“Para bootlegger ini, jelas dan sederhana, adalah parasit yang secara salah mengambil keuntungan dari energi dan reputasi yang luar biasa dari para pemain,” tambah pengacara Layanan Merchandising Global Kenneth Feinswog. (OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Pria bernama asli Saul Hudson itu mengaku sebagai penggemar berat film horor, utamanya pada film yang benar-benar membuat takut.
"Jadi saya menggunakan musik agar memiliki sesuatu yang membuat otak saya sibuk dan santai sebelum bertanding. Tetapi juga ketika saya ingin lebih energik, musik sangat membantu saya."
Yang sangat mengejutkan, para superstar hard rock Los Angeles itu merilis dua single baru pada 2021, Absurd dan Hard Skool.
Berbicara kepada Rolling Stone, Sorum mengatakan dia telah menerimafakta bahwa dia mungkin tidak akan pernah bermain lagi dengan Guns N' Roses.
Lagu, yang awalnya memiliki judul Jackie Chan itu, direkam selama era album Chinese Democaracy tetapi tidak pernah dibuat dalam album.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved