Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
Musisi legendaris Iwan Fals kembali merilis karya terbarunya berjudul “16/01” hasil kolaborasi dengan musisi muda Sandrayati Fay dengan durasi yang cukup panjang yaitu 7 menit 40 detik.
Lagu ini dibawakan dengan nada yang menyenangkan untuk didengar namun sebenarnya memiliki makna yang sangat mendalam karena merupakan cerminan dari pemikiran Iwan Fals di tengah kekalutan informasi dan juga situasi pandemi COVID-19 yang masih dihadapi masyarakat Indonesia hingga 2021 ini.
“Ini lebih ke persoalan pribadi. Kayak saya merasa tiba- tiba banyak cerita simpang siur, jadi santapan kita setiap hari. Pas dengar yang lain cerita hal yang sama, ya ada kesamaan. Ini keresahan saya ya. Lagu ini saya tidak merekayasa apa- apa, jadi benar- benar menggambarkan suasana hati, tiba- tiba jadilah lagu ini,” kata Iwan dalam konferensi pers virtualnya, Jumat (30/7).
Ia mengakui dirinya tidak PD (Percaya Diri) sebenarnya untuk merilis lagu ini, karena situasi yang masih terasa sangat kalut di masyarakat.
Meski demikian ia tetap mencoba yakin, memberanikan diri untuk bersuara dan menetaskan pemikirannya dalam bentuk lagu berdurasi hampir delapan menit itu.
Pria berusia 59 tahun itu berharap para pendengarnya bisa menjadikan lagu “16/01” sebagai penyemangat agar tetap terus berpikiran positif dan menjaga kondisi agar tetap waras di tengah gempuran informasi serta situasi pandemi yang tidak tentu arahnya.
Alasan lagu berdurasi panjang tersebut berjudul “16/01” langsung tertangkap pada saat lagu itu dimulai, bagian liriknya menunjukan bahwa lagu ini mulai ditulis oleh Iwan Fals pada 16 November 2020.
Sementara sebagian syair dan nadanya ditambahkan di tanggal 1 Juni 2021, sehingga didapatkanlah judul “16/01” yang menandakan dua tanggal pembuatan lagu itu dibuat.
Jika ada yang berpendapat Iwan Fals tak lagi pandai mengkritik lewat karya, mungkin Anda harus mendengarkan lagu ini.
Ada bagian lirik yang menyindir masyarakat Indonesia yang sempat terpecah akibat panasnya suasana politik yang tercipta.
Tak hanya untuk masyarakat Indonesia, lagu ini pun menyindir masalah global terkait narasi perang di negara lain yang tak kunjung menemukan titik temu.
Secara keseluruhan lagu ini tepat menggambarkan cinta kasih, memang sesuai dengan intensi awal yang ingin ditonjolkan oleh Iwan Fals dalam “16/01”.
“Intinya (lagu ini tentang) cinta, bahasa cinta kan macam- macam ya kalau gak ada batasan dan bingkai itu repot jadinya,” katanya. (Ant/OL-12)
Jika Cakra Khan menonjolkan karakter vokal pria dewasa yang matang, Salah Tapi Baik versi Safira Zaza dibuat lebih lembut, galau, dan sedikit dramatis.
Single Sesi Potret dari enau dan Ari Lesmana ini hadir sebagai sebuah percakapan batin yang jujur mengenai perasaan, penerimaan, dan proses berdamai dengan kehilangan.
Single Circle milik Enamore lahir dari refleksi tentang keruntuhan emosi yang seolah tidak pernah benar-benar tuntas.
Lagu Sisa Asa dari Stereowall bukan sekadar karya musik biasa, melainkan sebuah pernyataan tentang resiliensi dan penerimaan di tengah kehilangan.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
MEMBUKA lembaran tahun 2026, unit indie-pop 5678things resmi merilis ulang mini album (EP) bertajuk Siuversa; Song Is Our Conversation.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
PADI Reborn akhirnya resmi meluncurkan single terbarunya, Ego, pada Jumat, (7/11). Single ini menjadi pembuka album terbaru mendatang berjudul Dua Delapan.
Pada 1996, James F Sundah bersama Titiek Puspa, bekerja sama dengan member band legendaris Scorpions, Klaus Meine dan Rudolf Schenker.
Lagu Omoide Scroll kini telah dirilis di layanan streaming sebagai singel resmi ke-67 AKB48, sementara lagu ciptaan asli Akimoto berjudul Cécile telah dihapus dari YouTube.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved