Rabu 07 Juli 2021, 14:34 WIB

Raja Tragedi Bollywood Dilip Kumar Meninggal Dunia

Mediaindonesia.com | Hiburan
Raja Tragedi Bollywood Dilip Kumar Meninggal Dunia

AFP/-.
Dilip Kumar (kiri) dan Amitabh Bachchan.

 

DILIP Kumar, salah satu bintang film Bollywood yang paling berprestasi dan dihormati, meninggal pada Rabu (7/7) dalam usia 98 tahun. Kepergiannya memicu ucapan dukacita dari seluruh sinema dan politik India.

Bersama Dev Anand dan Raj Kapoor, Kumar ialah salah satu dari tiga nama besar yang mendominasi masa keemasan perfilman India dari 1940-an hingga 1960-an. Ia menikmati karier selama lebih dari 50 tahun dengan hampir 60 film.

Dijuluki Raja Tragedi karena ketampanannya, rambut acak-acakan, dan suaranya yang dalam, ia memainkan peran utama dalam beberapa film industri film India yang paling sukses secara komersial pada masa itu. Tapi dia kehilangan ketenaran internasional setelah menolak kesempatan untuk bermain sebagai Sherif Ali dalam film klasik David Lean pada 1962 berjudul Lawrence of Arabia. Bagian itu jatuh ke tangan aktor Mesir yang kurang dikenal, Omar Sharif.

Kumar lahir sebagai Mohammed Yusuf Khan pada 11 Desember 1922 di Peshawar, Pakistan. Saat itu, kawasan tersebut merupakan bagian dari India yang dikuasai Inggris. Ayahnya ialah seorang pedagang buah yang membawa keluarganya ke ibu kota hiburan India pada 1930-an.

Namun sang putra menolak kesempatan untuk mengambil alih bisnis ketika aktris Devika Rani melihatnya di kios buah ayahnya di Bombay saat itu. Pertemuan ini membawanya ke film pertamanya, Jwar Bhata, pada 1944.

 

Rani lantas membujuknya untuk mengganti nama. Dia pun memilih Dilip Kumar. Ia menyembunyikan perbuatan itu dari ayahnya yang tidak menyetujui keputusannya.

Meskipun Jwar Bhata gagal dan majalah film terkemuka mengkritik penampilannya, Kumar tidak terpengaruh dan akhirnya berhasil menembus film Milan pada 1946. Salah satu perannya yang paling diingat yakni roman sejarah mewah berjudul Mughal-e-Azam. Film ini berdasarkan kehidupan salah satu pangeran Mughal besar India.

Film tersebut, yang dirilis pada 1960, dibuat selama delapan tahun dan menelan biaya yang luar biasa sebesar 15 juta rupee. Untungnya, film itu menjadi salah satu yang terlaris di Bollywood sepanjang masa.

 

Kumar, yang suka mengutip tokoh Hollywood Marlon Brando, Gary Cooper, dan Spencer Tracy sebagai inspirasinya, kemudian mendapat pujian pada 1964 untuk film nasionalistik Leader. Film ini berlatar belakang perang melawan Tiongkok dan Pakistan saat itu.

Pada 1970-an ia memperoleh lebih sedikit peran. Maklum, saat itu aktor muda seperti Amitabh Bachchan menjadi pusat perhatian.

 

Dia bahkan mengambil istirahat lima tahun setelah serangkaian kegagalan filmnya. Ia kembali bermain film pada 1981 dengan hit Kranti (Revolusi) dan bersama Bachchan di Shakti (Kekuatan) pada tahun berikutnya. Dan ditambah serangkaian peran karakter.

Baca Juga

AFP

Johnny Depp Sangkal Tuduhan Amber Heard dengan Sebutan Sangat Brutal dan Kejam

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 13:55 WIB
Aktor Johnny Depp kembali ke bangku saksi, Rabu (25/4), untuk menyangkal testimoni mantan istrinya, Amber Heard, dalam kasus...
Instagram @gita_bhebhita

Gita Bhebhita Sebut Kehidupan Pribadinya Mirip dengan Ngeri Ngeri Sedap

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 26 Mei 2022, 13:30 WIB
Di film Ngeri Ngeri Sedap, Gita berperan sebagai Sarma, satu-satunya anak perempuan dalam keluarga Pak Domu yang bersuku Batak. Sarma...
Instagram @bene_dion

Bene Dion Angkat Keresahan Anak Batak Lewat Film

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 26 Mei 2022, 13:15 WIB
Ngeri Ngeri Sedap mengangkat dinamika orangtua dan empat anak dalam keluarga Batak dengan permasalahan dan sudut pandang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya