Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Selain peduli dengan pendidikan, rupanya aktris berbakat Chelsea Islan memulihi perhatian pada pengelolaan sampah. Dalam sebuah jumpa pers virtual "Garnier Green Beauty", Rabu (30/9), dia mengemukakan sekaligus mendorong pemerintah Indonesia untuk berinovasi.
Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/133905-chelsea-islan-menantang-anak-muda-indonesia.html
Chelsea juga mengapresiasi program-program yang dibuat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengkampanyekan masalah bahaya limbah plastik bagi kelangsungan kehidupan di bumi.
Chelsea berharap semakin banyak masyarakat yang sadar untuk bersama-sama menjaga lingkungan. "Aku memberikan apresiasi kepada pemerintah khususnya KLHK karena memang polusi plastik bukan isu yang mudah, tidak hanya di Indonesia tapi dunia," ujar Chelsea.
"Jadi mewakili masyarakat Indonesia kita berharap pemerintah bisa terus semangat menggiatkan program-program, kepedulian lingkungan dan inovasi pengelolaan sampah. Semoga kita bersama-sama semakin sadar untuk menjaga lingkungan kita," tutup bintang film Rudy Habibie (2016) itu. (Ant/OL-12)
Kegiatan pengelolaan dan daur ulang sampah ini menggandeng Waste4Change untuk melakukan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
Jikaa dihitung secara kasar sejak tahun 2018 hingga tahun 2023, kerugian yang disebabkan oleh masalah pencemaran sampah plastik di laut Indonesia diperkirakan mencapai Rp2.000 triliun.
Sampah yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat di Indonesia juga bisa masuk ke Samudera Hindia hingga ke Madagaskar.
Warga akan diedukasi modul Plastic, Sustainability & You Education (PSYE) untuk meningkatkan kesadaran tentang penggunaan plastik berkelanjutan dan pengelolaan limbah yang efektif.
Target pemerintah Indonesia dalam menurunkan kebocoran sampah plastik dari aktivitas masyarakat sebesar 70 persen pada 2025.
BRIN terus melakukan penelitian dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dalam mendeteksi jenis sampah plastik. Termasuk, melibatkan akademisi dari berbagai multidisiplin ilmu.
Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved