Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
DRUMMER Barasuara Marco Steffiano mengakui situasi pandemi covid-19 ikut memengaruhi sumber pendapatan yang biasa dia dapatkan selama ini. Kegiatan manggung terhenti, Marco pun mencoba memutar otak agar tetap bisa produktif dan mendapat penghasilan.
“Adaptasi paling utama menurut saya pada saat pandemi ini adalah bagaimana caranya mengakali untuk mendapat penghasilan, ya kondisinya di luar tidak bisa manggung, banyak kegiatan produksi tertahan. Nah bagaimana supaya saya tetap bisa dapat penghasilana untuk keluarga saya itu jadi tantangan tersendiri,” ungkap Marco saat berbincang dengan Media Indonesia dalam program Menunggu Sunset yang disiarkan langsung melalui instagram @mediaindonesia, Selasa (16/6) sore.
Diakui Marco, saat menghadapi pandemi, dirinya terpacu untuk mencari kegiatan yang produktif termasuk bisa memberikan penghasilan untuk dia dan keluarganya.
Salah satu kegiatan yang saat ini sedang dia jalankan misalnya membuka kelas belajar untuk produksi musik melalui kagiatan Belajar Produksi Musik Bersama Marco Steffiano. Dalam kegiatan ini, Marco berbagi pengalaman mengenai pemahaman dasar bermusik, kiat dan trik produksi musik hingga kelas privat.
Baca juga: Bernyanyi dan Bermusik dapat Atasi Stress Masa Pandemi
Tentu saja karena ini pembelajaran, Marco menetapkan tarif untuk masing-masing kelas dari RP175.000–300.000 per orang untuk 1 jam pelajaran.
“Kalau soal kelas ini memang sebenarnya keinginan saya untuk sharing ilmu dan sudah sejak lama. Bukan karena korona. Tapi keinginan itu tertahan karena keberanian saya. Apakah berguna atau tidak, tetapi ya jadi juga akhirnya,” ungkap Marco.
Soal kebiasaan harus tinggal di rumah pada saat pandemi, lanjut dia, tak jadi soal karena Marco sebenarnya sering beraktivitas di dalam daripada di luar rumah.
“Sebelum korona memang saya orang rumahan. Jadi ketika disuruh di dalam rumah juga nggak ada masalah. Saya kebanyakan di rumah sehingga praktis tidak ada bedanya. Bedanya ya gimana muter otak untuk dapat penghasilan saja,” pungkas Marco.(OL-5)
Lebih dari dua dekade perjalanan memperlihatkan konsistensi Muchtar P Simanjuntak dalam membangun visi besar. Ia tidak pernah berhenti menekankan pentingnya kolaborasi dan keberlanjutan.
Membaca pada dasarnya adalah sebuah latihan bagi otak.
Bagi anak, belajar sekaligus bereksplorasi bisa tetap seru, bahkan di tengah liburan sekolah.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan pajak 10 persen terhadap pengelola tempat olahraga, termasuk lapangan padel.
IRONWOOD Steak & Grill, steakhouse premium dengan filosofi “Steakhouse with Vibrant Soul of Asian Cuisine" menghadirkan sebuah perhelatan kuliner inovatif bertajuk Steak Wars.
Pemprov menyediakan ratusan kegiatan mulai dari festival seni, konser, pameran, hingga upacara kenegaraan yang melibatkan warga dari segala usia dan latar belakang
Campak lebih menular empat hingga lima kali lipat dibanding covid-19. Karenanya, cakupan imunisasi harus amat tinggi supada ada herd imunity.
Penelitian terbaru mengungkap infeksi flu biasa atau rhinovirus mampu memberi perlindungan jangka pendek terhadap covid-19.
PASCAPANDEMI, penggunaan masker saat ini mungkin sudah tidak menjadi kewajiban. Namun demikian, penggunaan masker nyatanya menjadi salah satu benda penting untuk melindungi diri.
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved