Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND asal Denmark Lukas Graham sukses membungkus penampilan perdana mereka di Indonesia selama 1,5 jam dengan apik dan berkesan di The Kasablanka Hall, Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (1/10) malam.
Sang vokalis, Lukas, mengenakan batik cokelat yang dipadukan dengan tampilan kasual saat membawakan beberapa lagu di awal konser.
Konser yang menjadi bagian dari tur The Purple itu dimulai sekitar pukul 20.00 WIB setelah penampilan pembuka dari penyanyi solo asal Indonesia, Gisella Anastasia.
Lukas Graham mengawali aksi panggung dengan lagu-lagu upbeat seperti Hold My Hand, Take The World By The Storm, hingga Drunk in the Morning yang membuat penonton bersemangat.
"Ini penampilan pertama kami di Indonesia. Kami sudah lama ingin manggung di sini. Ayo kita bersenang-senang!" kata Lukas disambut sorakan penonton.
Baca juga: The 1975 Ajak Penonton Jakarta Jaga Lingkungan
Band yang digawangi Lukas Graham Forchhammer (vokalis), Mark Lovestick Falgren (drumer), Magnus Larsson (bassist), dan Kasper Daugaard (keyboardist) itu lalu melanjutkan penampilan mereka dengan lagu-lagu hit lainnya.
Strip No More, Happy Home, dan Not a Damn Thing Changed merupakan tiga dari 18 lagu yang turut dibawakan band tersebut.
Selain menyanyi, Lukas juga membagi sedikit kisah hidupnya kepada penonton. Ia bercerita bagaimana keluarganya, terutama sang ayah, yang selalu mendukungnya dan menjadi inspirasi baginya untuk bermusik.
"Aku sangat menyayangi ayahku, ibuku, bahkan kedua saudara perempuanku yang kadang sangat menjengkelkan. Aku harap ayahku bisa melihat bagaimana orang-orang di ujung dunia pun ikut mendengarkan musikku," kata Lukas.
Pada bagian akhir konser, Lukas kembali mengenakan batik dan mengucapkan terima kasih atas baju batik yang ia terima dari promotor.
"Terima kasih buat bajunya. Istriku mengeluh karena bajuku sama terus, biru, hitam atau abu-abu. Sekarang aku punya yang baru," canda Lukas.
Ia kemudian menunjuk Cyntia Tan dari atas panggung dan berterima kasih.
"Terima kasih sudah membuat baju ini. Aku akan senang membawa batik ini pulang, karena baju ini sangat spesial," ujar Lukas.
Lukas cs mengakhiri konser dengan lagu Love Someone dan Funeral yang disambut nyanyian penonton.
Lagu pamungkas 7 Years menutup penampilan mereka. (OL-2)
Bagi Sajama Cut, konsistensi Recollecting adalah bentuk tanggung jawab untuk memberikan sorotan pada karya-karya yang sering kali luput dari arus utama.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Konser ini bagian rangkaian Gems World Tour 2026 yang menyambangi 21 kota dunia sebelum ditutup di Amsterdam, Belanda.
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved