Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Transportasi sekaligus Ketua Umum MTI, Haris Muhammadun menyoroti masalah dalam penyelenggaraan mudik gratis saat Lebaran 2026. Haris mengungkapkan tidak ada aplikasi terintegrasi membuat pendaftar ganda sehingga banyak bus mudik gratis terlihat kosong. Padahal, kata ia, status kuota di sistem masing-masing penyelenggara telah penuh.
"Pemerintah sudah menggelontorkan berbagai stimulus, terutama mudik gratis. Namun karena tidak dilakukan dengan satu aplikasi, sering kali satu anggota keluarga mendaftar di dua atau tiga penyelenggara berbeda," ujar Haris saat Forum Diskusi Denpasar 12 yang diselenggarakan secara daring, Rabu (11/3).
Haris menyayangkan kondisi tersebut mengingat anggaran mudik gratis yang berasal dari APBN hingga APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Ia menilai, ketidakefisienan ini merugikan masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan kursi namun kehabisan kuota akibat adanya pemilih yang memesan di beberapa tempat sekaligus.
"Ini yang menjadi rekomendasi kebijakan kami. Sudah dua tahun MTI menyuarakan satu aplikasi untuk mudik gratis, tapi sampai sekarang belum terwujud. Akibatnya, terkadang bus berangkat kosong, padahal operasionalnya menggunakan uang negara," kata Haris.
Haris mendesak agar pemerintah segera melakukan sinkronisasi dan membangun Sistem Informasi Terpadu Angkutan Lebaran Nasional.
Ia mendorong pendaftaran mudik gratis satu pintu sehingga data pemudik dapat tervalidasi secara nasional berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dengan demikian, satu orang tidak bisa memesan lebih dari satu layanan mudik gratis.
"Sinkronisasi kebijakan ini sangat penting agar stimulus yang diberikan pemerintah tepat sasaran dan efisien secara anggaran," pungkasnya. (H-4)
Layanan kereta api jarak jauh mencatat 4.246.274 penumpang dengan tingkat okupansi 118,9% dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif selama masa Angkutan Lebaran 2026 dengan melayani lebih dari 5 juta pelanggan.
TINGGINYA mobilitas masyarakat Indonesia Timur selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026 terkonfirmasi dari data yang dirilis PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4.
Direktur Utama Pelni Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyampaikan per 29 Maret 2026, penjualan tiket untuk periode arus balik yaitu 23 Maret hingga 6 April 2026 telah mencapai 268.746 tiket.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 28 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB, tercatat 111.589 penumpang menyeberang dari Sumatra ke Jawa, turun 11%
Program "Mudik ke Jakarta" sukses mendongkrak ekonomi hingga Rp21 triliun. Simak data lonjakan penumpang MRT, LRT, dan jumlah wisatawan di Monas hingga Ragunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved