Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melalui anak usahanya, PT Trans Bumi Serbaraja, bersiap melanjutkan ekspansi infrastruktur strategis. Pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Fase 2 dipastikan akan mulai dikerjakan pada semester kedua 2026.
Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya, mengungkapkan bahwa persiapan untuk memulai konstruksi tahap lanjutan terus dimatangkan. "Kemungkinan besar semester dua (dimulai)," ujar Hermawan di Jakarta, Rabu (25/2).
Saat ini, masyarakat sudah dapat menikmati akses Tol Serbaraja yang telah beroperasi hingga wilayah Legok. Kehadiran ruas tol ini terbukti efektif memangkas waktu tempuh dari arah Serpong menuju kawasan pemukiman di Kabupaten Tangerang.
Hermawan menegaskan bahwa setelah Fase 2 dimulai, perusahaan akan terus melanjutkan pengerjaan hingga Fase 3. "Berikutnya juga akan kita lanjutkan untuk fase 2 dan fase 3 sampai ke Balaraja," tambahnya.
Mengingat skala proyek yang cukup besar, BSDE menargetkan seluruh rangkaian Jalan Tol Serbaraja dapat tersambung sepenuhnya hingga Balaraja pada 2030. Proyek ini dikerjakan secara bertahap guna memastikan kualitas konstruksi dan integrasi lahan yang optimal.
"Harapannya (tahun) 2030 seharusnya selesai ya," kata Hermawan optimis.
Secara teknis, jalan tol ini terbagi menjadi tiga seksi utama yang menghubungkan titik-titik krusial di Tangerang Raya:
| Seksi | Rute | Panjang |
|---|---|---|
| Seksi 1 | Serpong - Legok | 9,8 km |
| Seksi 2 | Legok - Pasir Barat | 11,5 km |
| Seksi 3 | Pasir Barat - Balaraja | 18,6 km |
Tol Serbaraja bukan sekadar jalan tol lokal. Ruas ini diproyeksikan menjadi bagian awal dari jaringan Jakarta Outer Ring Road 3 (JORR-3). Ke depannya, tol ini akan saling terkoneksi dengan Tol Jakarta-Serpong, Tol Jakarta-Merak, dan berbagai ruas tol utama di Pulau Jawa.
Konektivitas ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik, mengurangi beban kemacetan di jalan arteri, serta memicu pertumbuhan titik-titik ekonomi baru di sepanjang wilayah yang dilintasi tol tersebut. (Ant/I-2
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved