Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Ekonomi Digital Tumbuh Pesat, Adopsi Teknologi AI dan Cloud Jadi Perhatian

Media Indonesia
07/2/2026 10:11
Ekonomi Digital Tumbuh Pesat, Adopsi Teknologi AI dan Cloud Jadi Perhatian
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Ekonomi digital Indonesia merupakan salah satu yang tumbuh paling pesat di Asia Tenggara. Ini terlihat dari pertumbuhan yang mencapai sekitar US$90 miliar pada 2024 dan diproyeksikan melonjak hingga US$360 miliar pada 2030.

Pertumbuhan yang menjadikannya pemain utama di Asia Tenggara ini didorong e-commerce, fintech, transportasi daring, adopsi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dan inisiatif pemerintah seperti Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital 2030.

Merespons hal tersebut, SAP SE (NYSE: SAP) mengumumkan dua penunjukan kepemimpinan strategis yang bertujuan mempercepat pertumbuhan bisnis ekonomi digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Mereka yakni Sianto Wongjoyo yang ditunjuk sebagai Managing Director SAP Indonesia, dan pada level regional, Saket Ranjan ditunjuk sebagai Head of Corporate SAP Asia Tenggara.

Kedua pemimpin baru yang membawa pengalaman puluhan tahun di industri teknologi ini sekaligus menegaskan komitmen SAP mendukung organisasi di kawasan untuk memanfaatkan inovasi cloud dan artificial intelligence (AI) guna menciptakan nilai bisnis berkelanjutan.

“Ekonomi digital Indonesia merupakan salah satu yang tumbuh paling pesat di Asia Tenggara. Saya antusiasme dapat memimpin SAP Indonesia pada momentum penting dalam adopsi teknologi AI dan cloud,” ujar Sianto, Jumat (7/2/2026).

Ia menambahkan pihaknya menantikan kolaborasi dengan pelanggan di Indonesia untuk memanfaatkan inovasi terkini SAP dalam mendorong transformasi bisnis yang bermakna.

Head of Corporate SAP Asia Tenggara Saket Ranjan menyampaikan pihaknya sangat antusias bergabung dengan SAP sebagai organisasi yang memiliki teknologi, keahlian, dan jangkauan global untuk menghadirkan dampak bisnis nyata pada era digital first saat ini.

"Dengan menyelaraskan teknologi SAP dan ambisi pertumbuhan pelanggan, serta memanfaatkan kekuatan ekosistem mitra kami, kami akan membantu perusahaan di Asia Tenggara dari berbagai industri untuk terus berinovasi dan berkembang,” tuturnya.

Sementara itu, President dan Managing Director SAP Asia Tenggara Liher Urbizu menambahkan Asia Tenggara terus berada di garis depan dalam inovasi teknologi, khususnya dalam adopsi AI dan cloud.

"Penunjukan kepemimpinan ini mencerminkan misi kami memberdayakan pelanggan di Indonesia dan Asia Tenggara agar bisa menanamkan kecerdasan dalam setiap alur kerja, mulai dari keuangan, rantai pasok, hingga layanan profesional, demi menghasilkan dampak bisnis nyata. Saya yakin mereka akan membantu pelanggan kami membuka peluang baru di era bisnis berbasis AI,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Sianto Wongjoyo yang memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun sebagai pimimpin bisnis, dalam peran barunya akan memimpin strategi, operasional, dan memastikan kepuasan pelanggan di Indonesia.
Ia bertanggung jawab membantu perusahaan pada berbagai sektor industri di Indonesia tumbuh dan berkembang lewat inovasi yang berdampak nyata, sekaligus memperkuat strategi SAP yang berfokus pada data dan AI dengan dukungan ekosistem mitra.

Adapun Saket Ranjan yang memiliki hampir dua dekade pengalaman mengembangkan portofolio aplikasi bisnis, dalam peran barunya akan berfokus pada peningkatan keberhasilan pelanggan di seluruh Asia Tenggara melalui kemitraan bermakna, sekaligus membantu organisasi di kawasan ini menjalani transformasi digital secara menyeluruh. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya