Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Manajemen PLTU Ketapang di Sukabangun menyampaikan duka cita atas insiden yang melibatkan mitra kerja dari PT Limas Anugrah Steel. Peristiwa tersebut disebut menjadi perhatian serius perusahaan sekaligus momentum untuk memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Manajer PLTU Ketapang Zais Ariono mengatakan pihaknya telah berkoordinasi aktif dengan PT Limas Anugrah Steel guna memastikan seluruh hak karyawan yang terdampak musibah dipenuhi. Ia menyebut kewajiban normatif perusahaan, termasuk manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan, telah diselesaikan sesuai aturan. Selain itu, perusahaan juga memberikan santunan duka tambahan kepada keluarga.
Menurut Zais, evaluasi internal terus dilakukan untuk memperketat pengawasan standar keselamatan kerja bagi seluruh mitra kerja tanpa pengecualian. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Direktur PT Limas Anugrah Steel Hari menegaskan komitmen perusahaan dalam memberikan dukungan maksimal kepada keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab moral.
"Perusahaan memastikan seluruh hak almarhum dipenuhi," tutur Hari.
Pihak keluarga korban juga menyampaikan apresiasi atas respons perusahaan. Rusnawati, istri almarhum Muhammad Joni, serta Evatasari, istri almarhum Rianto, menyatakan persoalan telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kami telah berbicara dengan manajemen untuk berdamai secara kekeluargaan. Kami melihat itikad baik dan tanggung jawab moral yang besar dari perusahaan yang telah memenuhi hak-hak almarhum sesuai ketentuan,” ujar pihak keluarga.
Keluarga juga berharap publik dapat memahami situasi duka yang mereka alami dan tidak terus menyebarkan informasi terkait insiden tersebut agar mereka dapat menjalani masa berkabung dengan tenang.
Sebagai tindak lanjut, manajemen PLTU Ketapang menegaskan kembali komitmennya memperkuat pengawasan penerapan standar K3 di seluruh area kerja. Perusahaan menyatakan keselamatan kerja menjadi prioritas utama dalam operasional bersama seluruh mitra kerja. (E-3)
PT Mitra Murni Perkasa (MMP), anak usaha dari MMS Group Indonesia (MMSGI), memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.
PT Multi Harapan Utama (MHU) memanfaatkan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 untuk menegaskan kembali pentingnya keselamatan kerja.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan
PEMERINTAH terus mendorong seluruh perusahaan di Indonesia, baik BUMN maupun swasta, untuk terus meningkatkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) menyatakan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
(PTPP) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan penanaman pohon dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Pemerintah melalui Bulan K3 Nasional mendorong terbentuknya ekosistem K3 yang terintegrasi, profesional, dan kolaboratif.
PT Mitra Murni Perkasa (MMP), anak usaha dari MMS Group Indonesia (MMSGI), memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.
PT Multi Harapan Utama (MHU) memanfaatkan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 untuk menegaskan kembali pentingnya keselamatan kerja.
Brantas Abipraya secara resmi melaksanakan program Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) dan Sertifikasi K3 bagi seluruh pekerja yang terlibat dalam pembangunan tanggul NCICD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved