Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam menilai banjir yang kembali melanda Kabupaten Pati, Kudus, dan Jepara, Jawa Tengah, memberikan pukulan serius bagi dunia usaha. Menurutnya, bencana alam maupun gangguan keamanan hampir selalu berdampak pada melonjaknya ongkos logistik.
Bob menjelaskan, kawasan Pantai Utara Jawa selama ini kerap menghadapi kendala distribusi, mulai dari banjir rob hingga gangguan infrastruktur. Kondisi tersebut semakin memperberat biaya pengangkutan bahan baku maupun pengiriman barang jadi.
"Sudah barang tentu bencana alam dan gangguan keamanan membuat ongkos logistik meningkat sekitar 10%-26%," ujarnya, Senin (19/1).
Terkait potensi dampaknya terhadap harga jual dan inflasi daerah, Bob mengatakan kenaikan ongkos logistik tidak selalu langsung dibebankan ke konsumen. Jika kondisi permintaan masih lemah, perusahaan cenderung menyerap kenaikan biaya tersebut, baik sebagian maupun seluruhnya, yang berujung pada penurunan margin keuntungan.
Namun, situasinya berbeda bagi pelaku usaha kecil. Dengan margin yang sudah tipis, kenaikan biaya logistik berpotensi memaksa mereka menaikkan harga jual agar tetap bertahan.
"Intinya, kondisi seperti ini tetap merugikan pengusaha," ujar Bob.
Ia menegaskan banjir dan gangguan distribusi juga tidak hanya menekan arus kas perusahaan, tetapi juga menghambat pemulihan aktivitas ekonomi di daerah terdampak. (Ins/E-1)
Akibat intensitas hujan yang masih tinggi dan belum teratasinya sejumlah tanggul sungai yang jebol serta luapan sungai, banjir di daerah ini kembali meninggi.
Langkah darurat yang segera dilakukan adalah Operasi Modifikasi Cuaca dengan mengerahkan tiga pesawat guna mengurangi intensitas hujan.
SEORANG nenek pengungsi banjir di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kudus, Jawa Tengah, tak kuasa menahan air mata karena memikirkan tujuh ekor kucing peliharaannya yang tertinggal di rumah.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mengintensifkan langkah penanganan cuaca ekstrem yang berdampak pada banjir dan longsor di sejumlah wilayah.
BANJIR yang melanda jalur pantura di wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, semakin meluas. Banjir yang terjadi sejak Jumat (9/1) lalu itu kini merendam 35 desa di tujuh kecamatan.
BANJIR yang melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, semakin meluas merendam di 35 desa di tujuh kecamatan.
BANJIR melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah kian meluas hingga merendam 93 desa di 19 kecamatan dengan ketinggian 50-120 sentimeter.
BANJIR yang menggenangi Jalur Pantura Pati-Rembang tepatnya di kawasan pertigaan Widorokandang, Selasa (13/1), menyebabkan arus lalu lintas tersendat parah.
Kamis (30/10) petang secara berangsur angsur banjir merendam Jalur Pantura Semarang-Demak terutama di Kaligawe Raya, Kota Semarang mulai surut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved