Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 12 Januari 2026: Semakin Tertekan

Andhika Prasetyo
12/1/2026 10:43
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 12 Januari 2026: Semakin Tertekan
Ilustrasi(Antara)

Nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah. Mata uang Garuda pada perdagangan Senin pagi, 12 Januari 2026, terpantau melanjutkan tren negatifnya selama delapan hari berturut-turut, dipicu oleh kombinasi data ekonomi AS yang solid serta munculnya ketidakpastian politik baru di Negeri Paman Sam.

Berdasarkan data pasar spot, kurs rupiah hari ini dibuka pada level Rp16.848 per dolar AS, melemah 0,17% atau 29 poin dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu di posisi Rp16.819 per dolar AS. Pelemahan ini menempatkan rupiah dalam posisi waspada menuju level psikologis baru di Rp16.900.

Berikut adalah tabel perbandingan kurs rupiah hari ini:

Sumber Data Kurs Saat Ini (Rp) Perubahan (%) Status
Pasar Spot (09.00 WIB) 16.848 -0,17% Melemah
Jisdor BI (Jumat, 9/1) 16.834 - Ref. Akhir Pekan
BCA (e-Rate) 16.843 (Beli) 16.863 (Jual) Fluktuatif

Mengapa Rupiah Hari Ini Melemah?

1. Penyelidikan Terhadap Jerome Powell: Pelaku pasar dikejutkan oleh laporan dibukanya penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell. Hal ini menciptakan volatilitas tinggi pada indeks dolar (DXY) dan menekan mata uang negara berkembang.

2. Data Tenaga Kerja AS: Meski pertumbuhan lapangan kerja AS pada Desember 2025 melambat (hanya bertambah 50.000 pekerjaan), tingkat pengangguran yang turun ke 4,4% menunjukkan pasar tenaga kerja AS masih relatif tangguh, memberikan ruang bagi dolar untuk tetap kuat.

3. Ketegangan Geopolitik: Meningkatnya instabilitas politik di Iran serta ketegangan perdagangan AS terhadap beberapa negara di awal 2026 memicu investor beralih ke aset *safe haven* dolar AS.

4. Sentimen Domestik: Pasar tengah menantikan rilis data penjualan ritel Indonesia pagi ini yang diharapkan dapat memberikan sinyal positif bagi daya beli masyarakat di kuartal I-2026.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya