Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Kamis 8 Januari 2026: Melemah ke Rp16.790

Andhika Prasetyo
08/1/2026 10:21
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Kamis 8 Januari 2026: Melemah ke Rp16.790
Ilustrasi(Antara)

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis, 8 Januari 2026, kembali menunjukkan tren pelemahan. Rupiah dibuka terkoreksi di level Rp16.792 per dolar AS, melemah sekitar 0,07% hingga 0,11% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Tekanan terhadap nilai tukar rupiah hari ini masih dipengaruhi oleh faktor eksternal yang dominan, terutama penguatan indeks dolar AS (DXY) yang merespons data ekonomi Amerika Serikat yang solid, serta ketidakpastian geopolitik global yang meningkat.

Analisis Pasar: Menanti Data Cadangan Devisa

Pelemahan kurs rupiah hari ini didorong oleh kombinasi sentimen global dan domestik:

  • Faktor Eksternal: Dolar AS kembali perkasa setelah rilis data ISM Services PMI AS bulan Desember yang mencatatkan ekspansi di atas ekspektasi pasar. Selain itu, ketegangan geopolitik (isu AS-Venezuela) membuat investor cenderung memburu aset safe haven seperti dolar AS dan emas.
  • Faktor Domestik: Pelaku pasar dalam negeri tengah menantikan rilis data Cadangan Devisa Indonesia dan realisasi APBN 2025 yang dijadwalkan hari ini. Data ini dinilai krusial untuk mengukur ketahanan eksternal ekonomi Indonesia di tengah volatilitas global.

Analis pasar uang memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak fluktuatif namun cenderung tertekan dalam rentang Rp16.780 – Rp16.850 per dolar AS.

Tabel Kurs Dolar AS di Bank Besar (Kamis, 8 Januari 2026)

Berikut adalah pantauan kurs jual-beli dolar AS di beberapa bank himbara dan swasta nasional pada pagi ini (Bank Notes / TT Counter):

Nama Bank Kurs Beli (IDR) Kurs Jual (IDR)
BCA 16.605 16.905
Bank Mandiri 16.550 16.850
BNI 16.635 16.905
BRI 16.620 16.890
JISDOR BI (Ref. Kemarin) 16.678 16.845

*Catatan: Kurs dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan masing-masing bank dan pergerakan pasar spot secara real-time.

Rekomendasi untuk Pelaku Usaha

 

Bagi pelaku usaha yang memiliki kebutuhan valas dalam waktu dekat, disarankan untuk melakukan strategi hedging atau lindung nilai guna memitigasi risiko volatilitas kurs yang masih tinggi. Sementara bagi investor ritel, momentum penguatan dolar ini bisa dimanfaatkan, namun tetap perlu waspada terhadap potensi intervensi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah.

(E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya