Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

IHSG Melesat ke 8.748 pada Penutupan Perdana 2026, Transaksi Tembus Rp22 T

 Gana Buana
02/1/2026 18:08
IHSG Melesat ke 8.748 pada Penutupan Perdana 2026, Transaksi Tembus Rp22 T
IHSG Melesat ke 8.748 di awal 2026.(Antara)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan perdana tahun 2026, Jumat (2/1), dengan performa impresif. Indeks komposit melesat 101,19 poin (1,17%) ke level 8.748,13. Optimisme pasar terkait target IHSG menembus 10.000 memicu aliran dana masif dengan nilai transaksi mencapai Rp22,26 triliun.

Kenaikan ini sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, saat seremoni pembukaan perdagangan. Sentimen positif tersebut berhasil menutupi data perlambatan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Desember yang turun ke level 51,2.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyoroti stabilitas fundamental tersebut.

"Meskipun mengalami perlambatan, posisi indeks manufaktur masih di zona ekspansi yang mencerminkan pertumbuhan aktivitas manufaktur secara stabil," tegas Nico, dilansir dari Antara, Jumat (2/1).

Sektor Transportasi Pimpin Reli

Secara sektoral, IDX-IC mencatat sektor Transportasi & Logistik menjadi top performer dengan kenaikan tajam 6,37%. Saham-saham perkapalan seperti PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) dan PT Temas Tbk (TMAS) masuk dalam jajaran pencetak untung terbesar (top gainers), bersama PJHB, HUMI, dan TRUE.

Sebaliknya, tekanan jual melanda sektor Keuangan dan Kesehatan yang masing-masing terkoreksi 1,14%. Saham GMFI, LMAX, dan CINT tercatat sebagai pemberat indeks (top losers) hari ini.

Market Breadth & Regional

Statistik penutupan mencatat dominasi bullish dengan 479 saham menguat, 200 melemah, dan 131 stagnan. Volume perdagangan tercatat padat sebanyak 51,14 miliar lembar saham.

Di pasar regional, IHSG mengekor tren positif Hang Seng (Hong Kong) yang melonjak 2,76%, sementara bursa utama lainnya seperti Nikkei dan Shanghai masih tutup libur tahun baru. Fokus pelaku pasar kini beralih menanti rilis data inflasi serta risalah The Fed pekan depan. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya