Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KINERJA pasar saham nasional mencatatkan capaian bersejarah sepanjang 2025. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) sebanyak 24 kali dalam setahun terakhir.
Direktur Utama BEI Iman Rachman menyampaikan, rekor ATH terakhir terjadi pada 8 Desember 2025 dengan IHSG menembus level 8.710,69. Pada momentum yang sama, kapitalisasi pasar Bursa juga melampaui angka Rp16.000 triliun.
“ATH terakhir tercapai pada 8 Desember 2025 di level 8.711. Saat itu kapitalisasi pasar menembus Rp16.000 triliun. Sepanjang tahun ini, IHSG mencetak ATH sebanyak 24 kali,” ujar Iman dalam konferensi pers Penutupan Perdagangan BEI Tahun 2025 di Gedung BEI, Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi erat antara BEI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta berbagai self-regulatory organization (SRO) di pasar modal. Selain itu, stabilitas ekonomi domestik serta sentimen global yang relatif kondusif turut menopang penguatan pasar saham nasional.
Dari sisi aktivitas korporasi, BEI mencatat hingga akhir 2025 terdapat 956 perusahaan tercatat yang berhasil menghimpun dana sebesar Rp278 triliun. Sepanjang tahun ini pula, sebanyak 26 emiten baru resmi melantai di bursa dengan total dana terhimpun mencapai Rp28 triliun. Enam di antaranya masuk kategori lighthouse company atau perusahaan mercusuar.
Perkembangan positif juga terlihat pada basis investor. Jumlah investor pasar modal Indonesia telah melampaui 20 juta. Menariknya, lebih dari 900 ribu investor tercatat aktif melakukan transaksi bulanan, sementara lebih dari 250 ribu investor rutin bertransaksi harian.
Pada penutupan perdagangan Selasa pukul 14.07 WIB, IHSG berada di level 8.636,18 atau menguat 1.559,95 poin setara 22,03 % secara year to date (ytd), dibandingkan posisi awal 2025 di level 7.079,91.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Analis ingatkan risiko IHSG tertekan konflik Timur Tengah. Cek prediksi level support, dampak harga minyak, dan strategi investasi sektor komoditas terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved