Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Permintaan CPO Domestik Melesat, Eksportir Ikut Diuntungkan

M Ilham Ramadhan Avisena
04/12/2025 09:41
Permintaan CPO Domestik Melesat, Eksportir Ikut Diuntungkan
Permintaan minyak sawit mentah meningkat (CPO).(Dok. Antara)

PERMINTAAN minyak sawit mentah (CPO) di pasar domestik menunjukkan tren penguatan sepanjang awal 2025. Data konsumsi Januari-September 2025 mencerminkan peningkatan sekitar 5% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menandai pulihnya gairah pasar lokal sekaligus mendorong optimisme pelaku usaha.

PT Bumi Makmur Anugerahagung (BMA) menjadi salah satu perusahaan yang merasakan dampaknya. Direktur BMA, Cheny Canliarta menyebut kinerja penjualan semester pertama 2025 memberi sinyal positif.

"Melihat hasil penjualan pada semester pertama 2025, BMA optimistis volume penjualan bisa tumbuh dua kali lipat pada tahun ini dibandingkan dengan 2024," ujarnya dikutip pada Kamis (4/12). 

Ia menjelaskan, perusahaan yang baru beroperasi sejak 2024 itu menyiapkan langkah ekspansi dan diversifikasi produk turunan sawit.

"Dengan strategi ekspansi dan fokus pada produk turunan sawit, BMA optimistis dapat memperkuat posisinya di industri perdagangan CPO nasional. Perusahaan juga berkomitmen mendukung rantai pasok industri sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi," kata Cheny.

Mengutip data Gapki, konsumsi domestik minyak sawit Indonesia sepanjang Januari-September 2025 tercatat sebanyak 18,5 juta ton, naik sekitar 5,13% dibandingkan dengan periode yang sama 2024. Per akhir September 2024, masih mengutip data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki), konsumsi pasar domestik masih bertengger di angka 17,55 juta ton.

Konsumsi domestik minyak sawit terbesar sepanjang sembilan bulan 2025 datang dari sektor biodiesel, yakni sebesar 9,41 juta ton atau sekitar 51 persen dari total komsumsi domestik. Lalu, diserap oleh sektor pangan sebanyak 7,37 juta ton (40%) dan sektor oleokimia sebesar 1,67 juta ton (9%). (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya