Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia membuat semakin banyak pelaku usaha memanfaatkan solusi inovatif untuk menjalankan operasional bisnis. Salah satu tren yang berkembang pesat adalah penggunaan kantor virtual legal dan terverifikasi sebagai sarana pendukung kepatuhan regulasi serta kemudahan proses perizinan. Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun 2023 mencatat bahwa sistem Online Single Submission (OSS) telah menerbitkan lebih dari 4 juta Nomor Induk Berusaha (NIB), menandakan peningkatan besar dalam legalisasi usaha.
Kantor virtual legal memberikan alamat resmi bagi perusahaan tanpa memerlukan biaya tinggi seperti pada kantor fisik. Adanya alamat resmi tersebut memungkinkan pelaku usaha untuk mendaftarkan badan hukum, memperoleh perizinan, hingga membuka rekening bank atas nama perusahaan. Fasilitas ini mempercepat proses legalitas dan meningkatkan kepatuhan hukum, terutama untuk startup serta UMKM yang membutuhkan efisiensi sejak tahap awal.
Selain hemat biaya, keberadaan kantor virtual yang terverifikasi turut membantu pemerintah dalam memonitor dan mengawasi aktivitas perusahaan. Data dan dokumen yang tersimpan secara digital memungkinkan pemerintah memastikan kepatuhan terhadap regulasi, mulai dari perpajakan hingga perlindungan konsumen. “Kantor virtual bukan hanya soal alamat, tetapi merupakan bagian dari ekosistem legal yang mendorong pertumbuhan bisnis nasional,” ujar COO Infiniti Debby Rahmi Isnaeni.
Kemudahan proses perizinan menjadi faktor penting dalam memperkuat fondasi bisnis nasional. Integrasi antara sistem OSS dan kantor virtual legal mempercepat pendirian badan usaha serta meningkatkan transparansi. Hal ini menguntungkan pelaku usaha sekaligus membantu memperkuat sektor bisnis dalam negeri, mendorong investasi, dan menciptakan lapangan kerja.
“Virtual office legal berperan signifikan dalam ekosistem OSS dan pembentukan PT digital,” jelas Debby Rahmi Isnaeni.
Sejak 2017, Infiniti telah mengembangkan layanan kantor virtual di Jakarta dan kini memiliki enam cabang yang tersebar di area strategis seperti SCBD dan Thamrin. Kehadiran ini memungkinkan perusahaan tetap mematuhi ketentuan hukum tanpa kehilangan fleksibilitas operasional.
Dengan dukungan tim profesional di berbagai divisi, pelaku usaha dapat fokus pada inti bisnis, sementara urusan administratif dan kepatuhan regulasi tetap berjalan dengan baik. “Melalui kantor virtual legal, pelaku usaha lebih mudah menavigasi regulasi sekaligus memanfaatkan peluang di ekosistem digital Indonesia,” tambah Debby.
Kantor virtual legal dan terverifikasi kini menjadi instrumen penting dalam upaya nasionalisasi bisnis. Kepatuhan regulasi, kemudahan perizinan, serta dukungan teknologi digital memberikan fondasi kuat bagi perusahaan Indonesia untuk berkembang, bersaing, dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. Transformasi ini menunjukkan bahwa legalitas dan efisiensi tidak lagi menjadi hambatan, melainkan motor utama pertumbuhan bisnis modern.
Selain aspek legalitas, Infiniti telah membuktikan keandalan layanan perkantorannya. Berdasarkan ulasan Google Review dari berbagai cabang Infiniti, mayoritas klien memberikan penilaian bintang lima. Sejak 2017, Infiniti telah membantu lebih dari 2.200 klien dalam mengelola dan memperkuat operasional bisnis mereka. (E-3)
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved