Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) Mirah Sumirat memandang pemerintah harus memastikan proses penetapan upah tetap transparan, tepat waktu, dan melibatkan dialog yang bermakna dengan serikat pekerja.
Hal itu disampaikannya untuk menyikapi pengumuman Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli yang akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) dalam penentuan UMP ke depan. Dalam rancangan PP yang dibuatnya, UMP akan ditetapkan oleh gubernur, bukan lagi pemerintah pusat.
"Ketidakpastian informasi mengenai skema maupun jadwal pengumuman berpotensi menimbulkan kebingungan di tingkat daerah dan memicu keresahan di kalangan pekerja. Karena itu, saya mendorong agar kepastian mekanisme dan formula (penaikan) UMP segera dijelaskan, sehingga seluruh pihak—baik pekerja maupun dunia usaha dapat melakukan perencanaan secara lebih baik," kata Mirah saat dihubungi, Kamis (20/11).
Selain itu, dirinya menggarisbawahi bahwa peninjauan formula UMP harus tetap berorientasi pada pemenuhan kebutuhan hidup layak, bukan semata mempertimbangkan variabel ekonomi makro.
"Kami berharap pemerintah menjaga komitmen terhadap dialog tripartit yang inklusif, agar penetapan UMP 2026 benar-benar mencerminkan keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlanjutan usaha," imbuhnya.
Mirah juga menyerukan agar proses penyusunan PP terkait skema UMP segera diselesaikan, dengan melibatkan secara aktif Dewan Pengupahan Provinsi dan Kab/Kota sesuai amanat Mahkamah Konstitusi (MK) No 168 Tahun 2023. Sebab, ketidakpastian penetapan upah minimum akan berdampak langsung pada kehidupan pekerja dan keluarganya.
"Kami mendukung bahwa skema kenaikan upah tidak dikotakkan dalam satu angka tunggal jika memang hal itu berpotensi memperlebar disparitas antarwilayah," tutur Mirah.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa skema baru penaikan UMP 2026 harus tetap jelas, dapat diprediksi, dan cepat disosialisasikan.
"Pekerja memerlukan kepastian agar bisa merencanakan hidup, keluarga, dan pekerjaannya dengan baik, termasuk memahami bagaimana penetapan UMP berdampak pada upah mereka," tandasnya.
Buat pemetaan
Dihubungi secara terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonedia (Apindo) Bidang Ketenagakerjaan, Bob Azam menyarankan pemerintah untuk membuat pemetaan wilayah agar tidak terjadi disparitas upah di daerah.
"Misal zona A itu kota-kota besar, zona B kota sedang, dan zona C kota satelit," pungkasnya. (Fal/E-1)
PRESIDEN Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal menegaskan penolakan terhadap penetapan UMP DKI 2026 sebesar Rp5,73 juta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta merupakan hasil pembahasan panjang dan transparan di Dewan Pengupahan,
Meskipun secara nominal UMP Jawa Tengah masih tertinggal dibanding beberapa provinsi lain, menurut Aulia Hakim, kenaikan tertinggi secara persentase.
Pemerintah melalui masing-masing Pemerintah Daerah telah resmi merilis penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2026
ASOSIASI Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi) menilai kenaikan upah minimum provinsi UMP 2026 belum mampu menjawab kebutuhan riil buruh di tengah terus meningkatnya biaya hidup.
UPAH mininum provinsi atau UMP DKI Jakarta 2026 naik menjadi Rp 5,72 juta atau 6,17 persen. Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta Ahmad Lukman Jupiter meminta Pemprov memberi jaminan sosial pekerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved