Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

54% Pelaku UMKM Optimistis Prospek Bisnis Tahun Mendatang

Despian Nurhidayat
18/11/2025 18:16
54% Pelaku UMKM Optimistis Prospek Bisnis Tahun Mendatang
Ilustrasi(Dok ist)

LEBIH dari 54% UMKM optimistis pada prospek bisnis tahun mendatang. Mereka juga menegaskan pentingnya layanan pengiriman yang cepat, aman, dan terjangkau dalam menjaga kelancaran operasional di tengah situasi ekonomi yang dinamis.

Demikian hasil survei terbaru Lalamove, platform on-demand delivery dan ride-hailing, selama Oktober 2025 yang baru saja dirilis. Survei ini juga menunjukkan lebih dari 80% pelaku UMKM menilai layanan pengiriman on-demand dengan harga terjangkau berperan penting dalam menjaga efisiensi dan daya saing bisnis terutama di tengah meningkatnya biaya operasional dan ketatnya persaingan pasar.

Managing Director Lalamove Indonesia Andito B Prakoso menjelaskan dari berbagai aspek logistik yang dinilai, keamanan pengiriman, harga yang terjangkau, dan transparansi biaya tanpa tambahan tersembunyi menjadi tiga prioritas utama pelaku UMKM dalam memilih mitra pengiriman.

Temuan ini, lanjut dia, menegaskan meningkatnya kesadaran pelaku UMKM atas pentingnya efisiensi rantai pasok dan pengendalian biaya sebagai strategi bertahan di situasi ekonomi yang penuh tekanan.

“UMKM kini kian selektif memilih mitra logistik. Mereka mencari solusi yang bukan hanya cepat dan aman, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa efisiensi biaya dan keandalan layanan. Kami berkomitmen menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha lewat layanan logistik fleksibel, transparan, dan mudah diakses,” ujar dia, di Jakarta, Selasa (18/11).

Ia memaparkan selain menyoroti tingkat optimisme prospek usaha, survei juga menggambarkan karakteristik operasional UMKM di Indonesia. Mayoritas responden menggunakan armada roda dua, sedan dan pick up box (bak terbuka) untuk mendukung pengiriman harian dengan kategori barang yang sering dikirim meliputi kuliner, ritel, dan kebutuhan rumah tangga.

"Fitur tarif yang mencakup biaya tol, penggunaan tas pengiriman khusus serta extra helper jadi tiga aspek tambahan paling banyak dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menjaga keamanan dan efisiensi pengiriman," terangnya.

Selain itu, adanya opsi perlindungan menyeluruh dengan menggunakan asuransi pengiriman juga menjadi salah satu langkah untuk menunjang keamanan pengiriman.

"Dari sisi tantangan, hasil survei menunjukkan rendahnya daya beli konsumen, tingginya biaya logistik, serta meningkatnya biaya sewa jadi hambatan utama bagi UMKM dalam menjaga stabilitas bisnis," ucap Andito.

Kondisi ini menuntut pelaku usaha terus beradaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen dan memanfaatkan teknologi logistik lebih efisien.

“Hasil survei juga mencatat tingginya permintaan layanan di tingkat pengguna, terlihat dari dominasi akun bisnis dan lebih dari 50% responden menggunakan layanan Lalamove lebih dari lima kali setiap minggu. Fokus kami adalah menghadirkan solusi logistik yang mendukung keberlanjutan bisnis UMKM dari sisi efisiensi waktu dan biaya,” tutup Andito. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya