Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH Pertamina dalam merespons cepat keluhan masyarakat mendapatkan penilaian positif dari akademisi. Pengamat Energi Universitas Andalas Muhammad Makky menilai langkah tersebut sebagai bukti keseriusan Pertamina melakukan pembenahan dan perbaikan pada layanan serta tata kelola.
"Ini modal yang sangat besar yang dilakukan Pertamina dalam melakukan investigasi, dan saya kira Pertamina sebagai perusahan plat merah tentu ini menjadi kepercayaan masyarakat bahwa Pertamina bertanggung jawab terhadap pelanggan," kata Makky kepada awak media, Jumat (14/11).
Terkait langkah investigasi skala besar Pertamina dalam memperbaiki tata kelola layanan, Makky menyebutkan bahwa ini sebagai bukti Pertamina menjaga tata kelola layanan kepada masyarakat.
"Ini bukti Pertamina ingin memperbaiki tata kelola layanan kepada masyarakat dan menjadi perusahaan plat merah yang benar-benar menjaga kualitasnya," ujarnya.
Selain itu, Makky menilai langkah ini sebagai momentum pihak Pertamina dalam pembenahan tata kelola layanan.
"Tentunya ini menjadi momentum Pertamina dalam pembenahan tata kelola layanan dan sebagai rasa tanggung jawab agar masyarakat puas dengan produk Pertamina," jelasnya.
Menurut dia, dengan membuka posko aduan dan keterbukaan proses investigasi oleh Pertamina ini akan membuat transparansi perusahaan plat merah tersebut.
"Posko aduan tentunya ini sangat membantu Pertamina agar keluhan masyarakat bisa segera ditangani akibat SPBU nakal," bebernya.
Lebih jauh, Makky menjelaskan soal upaya pembenahan Pertamina akan mempengaruhi kepercayaan publik dan kepuasan konsumen ke depannya.
"Saya melihat langkah Pertamina dalam pembenahan tentu akan mempengaruhi kepercayaan publik dan ini menjadi kepuasan konsumen untuk mempercayai Pertamina kedepannya, harus dijaga kepuasan ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, Pertamina merespon aduan dan keluhan dari pengendara motor di Jatim yang mengalami “brebet” atau tersendat setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melakukan investigasi langsung terhadap 560 SPBU di Jawa Timur, dari total sekitar 760 SPBU yang berada di wilayah tersebut atau 73.68% dari total SPBU di wilayah kejadian. Selain itu, Pertamina juga membuka pos aduan untuk memfasilitasi pelanggan yang mengalami masalah dalam layanan. (Cah/P-3)
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
IPW mendorong keluarga korban maupun pendamping hukum untuk menempuh jalur pengaduan resmi jika menemukan dugaan pelanggaran oleh aparat kepolisian
Najih menegaskan bahwa karakter laporan yang masuk ke Ombudsman didominasi oleh aduan personal yang sebelumnya tidak diproses melalui sistem lain seperti SPAN Lapor.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menegaskan pentingnya respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat.
Karyoto menambahkan Polda Metro Jaya mulai mengimplementasikan langkah nyata untuk memperkuat respons cepat terhadap aduan masyarakat.
Kategori laporan tertinggi pada SP4N-LAPOR di Tangsel didominasi oleh masalah pencemaran lingkungan sebanyak 68 aduan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved