Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 20 perusahaan yang terdiri dari 17 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan satu perusahaan swasta mendapatkan penghargaan di ajang penganugerahan bergengsi GRC & Leadership Award 2025.
Acara yang mengusung tema From Governance to Greatness: Leadership that Drives Risk-Intelligent Organization yang bekerjasama dengan lembaga-lembaga kompeten di bidangnya ini diselenggarakan oleh Majalah BusinessNews Indonesia yang dilaksanakan di Hotel The Westin Jakarta, pada Rabu (12/11).
Para pemenang penghargaan GRC & Leadership Award 2025 ini dijaring dari sekitar 300 perusahaan yang terdiri dari BUMN, BUMD, dan Swasta yang menjadi nominasi. Kemudian dewan juri bersama tim penyelanggara telah menyaring, menyeleksi, mengevaluasi kinerja maupun Governance, Risk and Compliance (GRC) serta kepemimpinannya (leadership) dari perusahaan-perusahaan tersebut.
Berdasarkan analisis para pakar dan profesional di berbagai bidang yang tergabung dalam Dewan Juri GRC & Leadership Award 2025, diputuskan perusahaan-perusahaan penerima penghargaan dinilai telah berhasil mengimplementasikan prinsip GRC (governance, risk, and compliance), serta kepemimpinan (leadership) secara baik dan selaras dengan tata nilai serta standar manajemen risiko yang berlaku di tingkat internasional.
Ketua Penyelenggara GRC & Leadership Award 2025 sekaligus CEO BusinessNews Indonesia, Irnanda Laksanawan, menjelaskan penerapan GRC yang efektif membutuhkan peran kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan memiliki visi jauh ke depan.
"GRC & Leadership Award 2025 ini kami selenggarakan untuk mengapresiasi para pemimpin dan organisasi yang mampu menumbuhkan budaya tata kelola yang sehat, berbasis risiko, dan berorientasi keberlanjutan,” ujar Irnanda dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan, ajang ini merupakan momentum penting bagi para pelaku bisnis dan pimpinan korporasi untuk terus memperkuat pondasi tata kelola yang adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis global. Menurutnya, hanya perusahaan dengan kepemimpinan yang tangguh dan etis yang dapat mengubah tata kelola menjadi keunggulan kompetitif.
“Kepemimpinan bukan sekadar kemampuan mengarahkan, tetapi juga keberanian mengambil keputusan berbasis data, risiko, dan nilai-nilai etika. Di era disrupsi saat ini, kepemimpinan yang berorientasi GRC akan menentukan daya tahan dan keberlanjutan perusahaan,” tambahnya.
Selain Irnanda, Haryono Soeparno selaku Chairperson Board of Jury GRC & Leadership Award 2025 menegaskan bahwa acara ini berfokus pada bagaimana GRC yang kuat dan terintegrasi dengan kepemimpinan strategis dapat membawa organisasi mencapai keunggulan (greatness) dengan menjadikan risk intelligence sebagai fondasi utama dalam pengambilan keputusan.
Penghargaan ini tidak hanya menjadi barometer keberhasilan tata kelola, tetapi juga momentum untuk memperkuat ketangguhan organisasi dan daya saing nasional melalui kepemimpinan yang visioner dan berintegritas.
Penjurian ini dilakukan secara independen, transparan, dan berbasis Term of Reference (ToR) yang komprehensif, mencakup dimensi tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, transformasi digital, serta komitmen terhadap ESG (Environmental, Social, and Governance).
“Kami menilai bukan hanya hasil dan capaian, tetapi juga konsistensi, inovasi, dan keteladanan dalam membangun budaya GRC yang berintegritas serta berorientasi pada risk-intelligent leadership,” ujar Haryono.
Melalui ajang ini, para finalis dan penerima penghargaan diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia usaha untuk memperkuat tata kelola yang tangguh, mengelola risiko secara cerdas, serta menumbuhkan kepemimpinan strategis menuju Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Adapun penerima 5 Stars Diamond yaitu PT Permodalan Nasional Madani, PT Jasa Raharja, PT Geo Dipa Energi (Persero), PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), Perum Perhutani dan PT PLN Indonesia Power.
Kemudian penerima 5 Stars Gold yakni PT Perkebunan Nusantara IV, PT Asuransi Jasa Indonesia, PT PLN Icon Plus (PT Indonesia Comnets Plus), PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Perkebunan Nusantara I, PT Semen Baturaja Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK), PT Sumitomo Indonesia, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Selanjutnya penerima 5 Stars Silver yaitu: PT Pertamina Trans Kontinental dan PT Garam. Adapun penerima 4 Stars Diamond yaitu; PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life), PT Bank Kalteng dan PT Berdikari Meubel Nusantara. (E-3)
Laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) kini menjadi instrumen penting dalam menilai kualitas tata kelola, integritas, serta keberlanjutan sebuah korporasi.
PT Pertamina EP (PEP) kembali mencatatkan prestasi melalui ajang Annual Report Award (ARA) 2024, dengan meraih Juara 2 pada kategori Perusahaan BUMN Non Keuangan.
PT Patra Jasa kembali mencatat pencapaian membanggakan dengan meraih Indonesia Trusted Companies Award dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025.
PTPP fokus pada transformasi tata kelola dengan sistem digital IPMS, audit ketat, dan budaya integritas untuk wujudkan bisnis konstruksi transparan dan berkelanjutan.
PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) berhasil mendapatkan penghargaan tertinggi Kategori Sapphire: Best Enterprise in Regulatory Compliance dalam ajang IRCA 2025.
Proyek Bioethanol Glenmore diharapkan dapat membawa manfaat menyeluruh berupa diversifikasi bisnis.
Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi
NAIK kelas menjadi badan usaha milik negara (BUMN), kinerja BSI pada 2025 progresif jauh di atas industri perbankan sekaligus mengubah peta perbankan Indonesia.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
Perkara ini diketahui menjerat sembilan terdakwa. Salah satunya, beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Adrianto Riza yang masih berusia sekitar 40 tahun.
Bahkan sempat direviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan prosedur penunjukan sesuai pedoman pengadaan Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved