Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN kawasan strategis bagi lembaga Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi bergulir. Dua kontrak besar pembangunan infrastruktur pendukung kawasan legislatif dan yudikatif, yakni Paket Pembangunan Jalan Kawasan Yudikatif serta Paket Pembangunan Jalan Kawasan Pendukung KIPP 1A, bersama satu Paket Manajemen Konstruksi Induk, resmi ditandatangani di Kantor Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Jumat (31/10).
Langkah ini menandai percepatan fase kedua pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan nasional yang modern, berkelanjutan, dan berkelas dunia.
Seluruh pekerjaan mencakup pembangunan jalan dan Multi Utility Tunnel (MUT), sistem mekanikal-elektrikal, jalur pedestrian dan pesepeda, jembatan pelengkung, box culvert, serta dinding penahan tanah.
Pembangunan IKN Tahap 2 terbagi menjadi tiga batch:
Seluruh proses tender diharapkan rampung akhir November 2025, agar pembangunan berjalan paralel dan sinkron.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa proyek pembangunan ini harus menjadi contoh pembangunan yang unggul dari segi mutu, keindahan, dan keberlanjutan lingkungan.
“Ada tiga hal yang saya tegaskan untuk diperhatikan: kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan. Saya tinggal di sini, saya bisa supervisi setiap saat. Saya tegaskan bahwa seluruh penyedia jasa harus memenuhi tiga hal tersebut,” ujar Basuki.
Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif merupakan fondasi utama bagi IKN sebagai pusat pemerintahan nasional, tempat tiga pilar negara (eksekutif, legislatif, yudikatif) beraktivitas dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Selain memperkuat fungsi pemerintahan, proyek ini juga diharapkan mendorong arus investasi dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Dengan ditandatanganinya tiga paket utama ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik Republik Indonesia pada tahun 2028, simbol pemerintahan yang maju, hijau, dan berdaya saing global. (RO/Z-10)
ANGGOTA Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai permintaan Presiden Prabowo Subianto mengenai koreksi desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) mempercepat pembangunan di IKN
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, akan berlanjut hingga 2028. Hal setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono optimistis setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.
Penguatan infrastruktur bagi lembaga negara menjadi prioritas utama Presiden saat ini.
IKN dipandang sebagai warisan pemerintahan Joko Widodo yang tidak ingin ditinggalkan begitu saja.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved