Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL penilaian positif terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri oleh pakar kesehatan beberapa waktu lalu memperoleh apresiasi sejumlah pihak sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Analis intelijen dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengungkapkan bahwa komitmen Polri dalam pelayanan publik selalu diupayakan secara serius. "Pengalaman Polri dalam menyelenggarakan sejumlah layanan publik saya kira membuat Polri memiliki kesiapan yang cukup dalam penyelenggaraan SPPG," kata pria yang akrab disapa Simon.
Saat ini, Polri mengelola 672 SPPG dan ditargetkan bisa sampai 1.000-1.500 unit dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Semua dapur yang sudah ada dilengkapi dengan standar operasional dan prosedur (SOP) sesuai dengan ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN). Setiap SPPG Polri juga dilengkapi dengan empat uji laboratorium, yaitu uji formalin, uji boraks, uji pewarna, dan uji biologi.
SOP dan uji laboratorium menjadi standar pelayanan untuk menjamin bahwa setiap paket makanan yang keluar dari dapur dipastikan kelayakan dan kesehatannya. Menurut Simon, peran Polri dalam pelayanan publik sebelumnya seperti pelayanan STNK, SIM, Patroli Keamanan, Pelayanan Bencana, Pelayanan Hukum, dan lainnya membentuk karakter kelembagaan yang selalu mempersiapkan diri ketika hendak menyelenggarakan layanan model baru.
Karena itu, Simon mengusulkan kepada BGN agar membangun benchmarking SPPG Polri untuk acuan standar tertinggi dalam pelayanan penyelenggaraan gizi nasional ini. "Ini semua untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik negara kepada masyarakatnya," kata Simon. (Ant/I-2)
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 47 SPPG hingga hari ke-9 Ramadan 2026. Temuan: roti berjamur hingga telur busuk di menu Makan Bergizi Gratis.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan informasi pembukaan PPPK Tahap 3 adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan cara cek pendaftaran asli di sini.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
MBG juga menjadi motor ekonomi kerakyatan melalui kepastian pasar bagi UMKM dan dapur mitra, penyerapan produk lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru di daerah.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
BGN sangat mengapresiasi langkah Pemprov DIY yang telah menyiapkan program Lumbung Mataram di desa-desa, sebagai pemasok bahan baku pangan untuk SPPG
Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menegaskan urgensi pencegahan stunting sejak masa krusial 1.000 hari pertama kehidupan, khususnya ketika bayi masih berada dalam kandungan. MBG 3B
Program MBG yang disalurkan oleh SPPG Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kapolda Sumatra Utara Irjen Whisnu Hermawan Februanto menyampaikan peresmian yang dilakukan di Kabupaten Toba merupakan peresmian perdana SPPG dari jajaran Polda Sumatera Utara
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) dipastikan akan tetap berjalan. Program MBG saat ini tengah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Bandung.
Apalagi setiap harinya para siswa mendapatkan buah-buahan, komoditas yang boleh dibilang mewah bagi sebagian siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved