Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membuka kemungkinan pemerintah menurunkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) pada tahun depan. Wacana tersebut ditujukan untuk mendorong konsumsi masyarakat.
Sebelumnya pemerintah menaikkan tarif PPN sebesar 1%, dari 11% menjadi 12% terhadap barang dan jasa mewah pada 2025.
"Ada pertanyaan, apakah ada rencana mengurangi PPN. Kita baru naikan (pajak). Kita akan lihat seperti apa (kondisi ekonomi) di akhir tahun," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta (KiTa) di Jakarta, Selasa (14/10).
Ia menjelaskan, pemerintah akan terlebih dahulu mengevaluasi situasi fiskal dan penerimaan negara hingga akhir tahun sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian tarif pajak tersebut.
Ia menjelaskan, pemerintah akan terlebih dahulu mengevaluasi situasi fiskal dan penerimaan negara hingga akhir tahun sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian tarif pajak tersebut.
"Saya sekarang belum terlalu clear, nanti akan kita lihat bisa nggak kita turunkan PPN itu untuk mendorong daya beli masyarakat. Tapi kita pelajari dulu hati-hati," tegas Menkeu.
Lebih lanjut, Purbaya menuturkan arah perekonomian nasional mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Ia menjelaskan, kebijakan pemerintah yang menginjeksikan likuiditas sebesar Rp200 triliun ke perbankan sejak pertengahan September diyakini akan menggerakkan sektor riil dan memperkuat aktivitas ekonomi.
Menurutnya, dampak positif dari kebijakan tersebut akan mulai terasa sepanjang triwulan IV, yakni periode September hingga Desember, terutama melalui peningkatan konsumsi masyarakat.
“Kalau melihat tren ini, pertumbuhan ekonomi di triwulan IV bisa mencapai sekitar 5,67%,” ucapnya.
Purbaya menambahkan, jika momentum pertumbuhan tersebut terus terjaga, maka pemerintah optimistis dapat mempertahankan tren positif ekonomi tidak hanya pada 2026, tetapi juga pada tahun-tahun berikutnya. (E-4)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan mendukung wacana Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Thomas keponakan Prabowo Subianto
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dipicu oleh spekulasi pasar mengenai potensi terganggunya independensi Bank Indonesia.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rencana pertukaran pejabat antara sektor fiskal dan moneter tidak akan mengganggu independensi Bank Indonesia atau BI
KEPALA Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M Rizal Taufikurahman menanggapi optimisme Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahwa rupiah akan menguat dalam dua pekan ke depan.
EKONOM Universitas Paramadina Wijayanto Samirin memperingatkan Indonesia berpotensi menjadi lahan subur bagi bisnis ilegal apabila praktik pelanggaran hukum terus dibiarkan.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan mengambil langkah hukum tegas terhadap puluhan perusahaan baja yang diduga beroperasi secara ilegal di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved