Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti PT Pertamina yang hingga kini belum merealisasikan pembangunan kilang baru. Padahal, keberadaan kilang sangat penting untuk menekan ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar minyak (BBM).
Menurut catatan Kementerian Keuangan, konsumsi BBM bersubsidi terus meningkat dari tahun ke tahun. Realisasi konsumsi BBM subsidi tercatat naik dari 10.284,4 ribu kiloliter (KL) pada 2024 menjadi 10.639,8 ribu KL pada 2025, atau tumbuh sekitar 3,5%.
Purbaya menegaskan bahwa sebagian besar BBM, terutama jenis solar dan diesel, masih didatangkan dari impor yang menyebabkan beban subsidi energi terus membengkak.
Sementara, berdasarkan Data Global Trade Tax (GTT), pada Desember 2024, Indonesia mengimpor 475.000 barel bensin per hari, naik 29% dari bulan sebelumnya
"Sudah puluhan tahun kita bergantung pada impor BBM. Sejak dulu, kita tidak pernah benar-benar membangun kilang baru. Padahal, kebutuhan terus meningkat," ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI secara daring, Selasa (30/9).
Ia menambahkan, saat menjabat di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) pada 2018, ia pernah mendorong Pertamina untuk membangun kilang. Saat itu, Pertamina berjanji akan membangun tujuh kilang dalam lima tahun. Namun hingga kini, realisasi tersebut belum terwujud.
"Mereka janji akan bangun 7 kilang baru dalam waktu 5 tahun. Sampai sekarang enggak ada satu pun," ucap Purbaya.
Untuk itu, Purbaya meminta agar DPR, khususnya Komisi XI, ikut mengawasi Pertamina. Menurutnya, jika proyek-proyek kilang tidak segera dijalankan, pemerintah perlu mempertimbangkan langkah tegas, termasuk pemotongan anggaran.
"Jangan sampai saya hanya jadi juru bayar subsidi. Saya juga punya kewenangan mengawasi. Saya akan lihat mereka, jalan atau tidak proyek-proyek yang diusulkan. Kalau tidak, kita potong uangnya juga," ancamnya. (Ins/E-1)
Mengapa polemik LPDP memicu kemarahan publik? Simak fakta terbaru soal 44 alumni wanprestasi, sanksi pengembalian dana, hingga kritik tajam Menkeu.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan agar keekonomian harga gas yang diproduksi Inpex di Blok Masela tetap kompetitif.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk mengelola ekonomi secara pruden dengan mengusung kebijakan yang pro-pertumbuhan dan pro-rakyat. T
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat pada 2025 akan terus berlanjut hingga 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim telah lama mengetahui keberadaan safe house di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai bentuk terapi kejut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved