Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Bunga Deposito Valas 4% Himbara Disebut Picu Dinamika Pasar

Insi Nantika Jelita
29/9/2025 12:21
Bunga Deposito Valas 4% Himbara Disebut Picu Dinamika Pasar
Ilustrasi.(Antara Foto)

KEPALA Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menuturkan rencana bank-bank pelat merah atau himpunan bank negara (himbara) menaikkan suku bunga deposito valuta asing (valas) dolar Amerika Serikat (AS) hingga level 4 persen, memicu dinamika di pasar dan menekan rupiah.

Empat bank yang akan mengambil langkah ini ialah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

“Ekspektasi bunga deposito dolar AS 4% telah membuat perubahan luar biasa dalam ekspektasi pasar dan rupiah,” ujar Fakhrul.

Menurutnya, hal itu perlu ditinjau ulang agar ekspektasi pasar dapat terkendali. Di satu sisi, Fakhrul juga mengingatkan bahwa Indonesia telah menekan kebutuhan dolar sejak lama melalui aturan kewajiban penggunaan rupiah.

Namun, menurutnya diperlukan pengembangan pasar mata uang dan instrumen derivatif yang lebih dalam, sekaligus penguatan analisis risiko, mengingat keterbatasan instrumen berdenominasi dolar di dalam negeri.

"Jika langkah-langkah tersebut dijalankan dengan baik, rupiah berpeluang menguat kembali ke level Rp16.000 per dolar AS, atau bahkan lebih kuat," ucapnya. (H-4)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya