Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi mengukuhkan statusnya sebagai badan usaha milik negara (BUMN) setelah negara menyetujui kepemilikan Saham Seri A Dwiwarna. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2025 yang digelar pada Senin (22/12).
"Berdasarkan ketentuan dalam UU BUMN, dengan adanya hak-hak istimewa Negara Republik Indonesia dalam kepemilikan Saham Seri A Dwiwarna di BSI menyebabkan status Perseroan terkategori sebagai BUMN, sehingga sesuai dengan ketentuan dalam pasal 94 UU BUMN, Perseroan wajib menyesuaikan dengan ketentuan UU BUMN," tulis manajemen BSI dalam bahan Bahan Mata Acara RUPSLB BSI 2025, dikutip Selasa (23/12).
Seiring perubahan status tersebut, BSI melakukan penyesuaian Anggaran Dasar yang mencakup penguatan tata kelola perseroan agar selaras dengan standar BUMN. Penyesuaian ini meliputi penguatan kewenangan pemegang saham negara serta pengaturan terkait direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas syariah.
Selain menyesuaikan ketentuan BUMN, BSI juga mengubah Anggaran Dasar untuk menerapkan tata kelola syariah sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 2 Tahun 2024. Regulasi tersebut menempatkan dewan pengawas syariah sebagai organ utama bank, sejajar dengan direksi dan dewan komisaris.
“Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan terkait Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan peraturan OJK mengenai penerapan tata kelola syariah bagi bank umum syariah."
Selain perubahan Anggaran Dasar, RUPSLB BSI juga membahas pendelegasian kewenangan persetujuan rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) Tahun 2026 kepada dewan komisaris. Skema ini mengikuti pola tata kelola yang berlaku pada bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN.
Berdasarkan unggahan resmi akun Instagram @banksyariahindonesia, RUPSLB BSI 2025 dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili mayoritas saham dengan hak suara sah. Rapat tersebut dihadiri BP BUMN selaku pemegang Saham Seri A Dwiwarna serta pemegang Saham Seri B, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan pemegang saham lainnya yang mengikuti rapat secara daring. (P-4)
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2025. Per Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun.
Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi
Pada 23 Januari 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara administratif telah menyandang status sebagai perusahaan Persero.
BSI menegaskan komitmen untuk menjalankan mandat tersebut dengan tetap mengedepankan governance dan kepatuhan terhadap ketentuan terkait.
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini ditinjau langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis (1/1). Dalam kesempatan tersebut
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2025. Per Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun.
Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi
NAIK kelas menjadi badan usaha milik negara (BUMN), kinerja BSI pada 2025 progresif jauh di atas industri perbankan sekaligus mengubah peta perbankan Indonesia.
Pada 23 Januari 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara administratif telah menyandang status sebagai perusahaan Persero.
BSI menegaskan komitmen untuk menjalankan mandat tersebut dengan tetap mengedepankan governance dan kepatuhan terhadap ketentuan terkait.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved