Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangn (SPHP) ke ritel-ritel modern bahkan hingga ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
"Kita sudah share semuanya sesuai perintah Pak Menteri, semaksimal mungkin untuk disalurkan ke pasar-pasar tradisional, termasuk juga ritel modern, termasuk juga Koperasi Merah Putih. Itu wajib kita kirimkan semaksimal mungkin," ujar Rizal saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (1/9).
Selain itu, dirinya juga membuka suara terkait dengan masih banyaknya ritel-ritel modern yang saat ini masih belum memiliki stok beras SPHP di tokonya.
"Nah, mungkin ini karena begitu banyaknya yang beli, sehingga sempat kosong, harus pemesanan berikutnya, ini perlu proses. Apalagi kemarin ada gerakan pangan murah serentak, seluruh kecamatan menyelenggarakan. Mungkin ini lagi proses rebagging ulang, tambah ulang lagi. Tapi diyakinkan semua terkirim," tegas Rizal.
Di samping itu, ia mengungkapkan bahwa Bulog telah menjalankan arahan dari Presiden Prabowo Subianto agar beras SPHP digelontorkan semaksimal mungkin.
"Teman-teman Bulog hari ini tanggalannya hitam semua, tidak ada yang tanggal merah, sampai kita kerja non-stop. Dari Senin ketemu Senin lagi seterusnya untuk mengejar sesuai dengan arahan pimpinan, Pak Presiden, supaya stok betul-betul digelontorkan semaksimal mungkin," bebernya. (Fal/E-1)
Badan Pangan Nasional menyatakan masyarakat dapat membeli beras Bulog SPHP maksimal lima pak atau 25 kilogram per orang mulai Februari 2026.
KEPUTUSAN pemerintah memperpanjang waktu penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tahun 2025 hingga 31 Januari 2026 dinilai sebagai langkah strategis.
PEMERINTAH menargetkan kebijakan satu harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara nasional mulai 2026.
PEMERINTAH memperpanjang penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026.
Seorang penjual beras di Pasar Mambo, Kabupaten Indramayu, Jana, mengungkapkan saat ini harga beras naik tipis, yaitu Rp200 per kilogram.
DPD dorong Bulog terus meningkatkan penyerapan beras lokal dari petani Kalimantan Tengah, sehingga kemandirian pangan di daerah dapat terwujud.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved