Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), pelopor layanan komunikasi satelit di Indonesia, mengambil langkah penting dalam memperkuat infrastruktur teknologi satelit nasional. Langkah itu diambil melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) strategis. Perjanjian Kerja Sama dan MoU tersebut masing-masing dilakukan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangkaian ajang Indo Defence Expo and Forum 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Penandatanganan kerja sama PSN dan BRIN dilakukan oleh Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso dan Kepala Pusat Riset Telekomunikasi BRIN, Nasrullah Armi. Kolaborasi ini bertujuan untuk melakukan penelitian dan pengembangan antena phased array untuk komunikasi satelit pada stasiun bumi. Antena phased array merupakan teknologi mutakhir yang memungkinkan pengendalian arah pancaran sinyal tanpa mekanisme pergerakan fisik, sehingga lebih cepat, presisi, dan tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem.
“Pengembangan antena phased array ini akan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun sistem komunikasi satelit generasi berikutnya yang tidak hanya lebih andal dan efisien, tetapi juga mampu menjawab tantangan kebutuhan konektivitas yang semakin kompleks di masa depan,” kata Adi Rahman.
Dengan menyinergikan sumber daya, pengetahuan, dan kompetensi yang dimiliki oleh BRIN sebagai lembaga riset nasional dan PSN sebagai pelaku industri satelit terkemuka di Indonesia diharapkan dapat menghasilkan antena phased array yang berukuran compact, memiliki daya saing tinggi, dan bertaraf internasional, sehingga dapat diimplementasikan secara efektif dalam sistem komunikasi satelit pada stasiun bumi.
“Dengan menyatukan pengalaman industri yang dimiliki PSN dan keunggulan riset dari BRIN, diharapkan tercipta solusi teknologi yang relevan, aplikatif, dan berdaya saing tinggi guna mendukung transformasi digital dan kedaulatan teknologi nasional,” ungkap Adi Rahman.
PSN juga menjalin kerja sama strategis dengan PT LEN Industri. Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso dan Direktur Utama PT LEN Industri, Joga Dharma Setiawan. Adapun kerja sama yang dijalankan merupakan bentuk sinergi strategis yang menggabungkan seluruh kemampuan, sumber daya, dan keahlian yang dimiliki oleh kedua perusahaan untuk mengoptimalkan pelayanan serta pemanfaatan teknologi satelit di Indonesia.
“Kerja sama dengan PT LEN Industri merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem teknologi satelit nasional. Dengan menggabungkan kekuatan PSN di bidang operasional satelit dan pengalaman LEN di sektor industri pertahanan dan elektronika, kami berharap dapat mendorong terciptanya solusi teknologi yang tidak hanya relevan untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga memiliki daya saing global,” ujar Adi Rahman.
Ia juga mengatakan berbagai kerja sama strategis ini menunjukkan komitmen PSN untuk terus memperluas kolaborasi lintas sektor, memperkuat sinergi antara industri dan lembaga riset, serta berkontribusi aktif dalam menciptakan ekosistem satelit nasional yang berdaya saing global dan bertumpu pada kemandirian teknologi.
“Indonesia tidak bisa terus bergantung pada teknologi luar negeri jika ingin mandiri dalam infrastruktur strategis seperti satelit. Kolaborasi dengan BRIN dan LEN adalah bentuk nyata dari upaya kami membangun teknologi satelit yang lahir dari kemampuan bangsa sendiri,” pungkas Adi Rahman. (E-3)
SINERGI strategis antara BUMN kembali berjalan melalui pengembangan teknologi satelit dan sistem pertahanan nasional.
Namibia gunakan teknologi GPS dan satelit untuk melacak gajah gurun dan cegah konflik dengan manusia. Inovasi ini bantu selamatkan spesies langka.
PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menggandeng anak usaha Turkish Aerospace Industries, CTech, untuk mengembangkan komunikasi satelit bergerak
Peraturan Menteri Komdigi Nomor 3 Tahun 2025 bertujuan mendorong iklim investasi yang lebih kuat dan mempercepat adopsi teknologi satelit mutakhir
Samudra Europa berpotensi tidak memiliki dinamika geologis yang cukup untuk mendukung kehidupan, khususnya akibat minimnya aktivitas hidrotermal di dasar lautnya.
Telkomsat menghadirkan Satelit Merah Putih 2 sebagai bagian dari solusi sistem pertahanan dan keamanan nasional untuk mendukung kepentingan strategis bangsa Indonesia.
NASA menguji teknologi satelit baru bernama DiskSat di orbit rendah Bumi.
Peran satelit Telkomsat memungkinkan percepatan koordinasi tanggap darurat, distribusi bantuan yang lebih tepat sasaran, serta pemantauan dampak bencana secara real-time.
TEKNOLOGI Earth Intelligence dan Satelit internet of things (IoT) diperkirakan berkembang pesat dalam lima tahun ke depan.
APPLE dikabarkan tengah mengembangkan teknologi berbasis satelit untuk perangkat iPhone. Memungkinkan pengguna memiliki jaringan telekomunikasi yang lebih kuat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved