Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam rangkaian kegiatan Indo Defence 2024 Expo & Forum ke-10, Ketua Dewan Penasihat Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI) Muhammad Hadianto menegaskan pentingnya penguasaan dan inovasi teknologi untuk memperkuat postur pertahanan nasional yang tangguh, adaptif, dan berdaulat. Menurutnya, kemajuan teknologi yang pesat telah mengubah lanskap pertahanan global, sehingga Indonesia perlu segera beradaptasi agar dapat memainkan peran strategis di kawasan Indo-Pasifik.
"Pemanfaatan teknologi canggih akan memungkinkan Indonesia memainkan peran strategis dalam mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang aman dan stabil," ujar Hadianto dalam keterangan resminya.
Dia menekankan teknologi-teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI), sistem nirawak (unmanned systems), teknologi siber, hingga bioteknologi harus diintegrasikan secara efektif dalam sistem pertahanan nasional.
Lebih lanjut, Hadianto menyoroti pentingnya peningkatan kapabilitas pertahanan yang tidak hanya mengandalkan pendekatan operasional, tetapi juga berbasis pada kajian akademik dan needs-based assessment, yakni penilaian kebutuhan pertahanan yang dilakukan secara profesional, terukur, dan berbasis data strategis. Pendekatan ini diyakini akan menghasilkan kebijakan pertahanan yang lebih tepat sasaran dan efisien.
Senada dengan Hadianto, Direktur Riset ISI, Curie Maharani menambahkan, proses transformasi industri pertahanan harus melibatkan adopsi teknologi terbaru yang relevan dengan tantangan keamanan saat ini.
Dia menyebut beberapa contoh teknologi mutakhir yang perlu diakselerasi implementasinya, seperti Unmanned Underwater Vehicle (UUV), Critical Undersea Infrastructure (CUI), Unmanned Aerial Vehicle (UAV), Advanced Sabotage Operations, hingga pengembangan teknologi luar angkasa.
"Selain inovasi teknologi, diperlukan kesiapan industri nasional, serta pentingnya kerja sama strategis," ucapnya.
Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis teknologi, ISI meyakini Indonesia dapat membangun sistem pertahanan yang lebih modern, responsif terhadap ancaman multidimensi, serta mendukung cita-cita menciptakan stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang berkelanjutan.
Sementara, Guru Besar Ilmu Komputer Universitas Nusa Putra Teddy Mantoro menekankan pentingnya pengembangan kapasitas nasional dalam menghadapi tantangan etis dan teknis dalam penerapan AI di sektor pertahanan.
"Penerapan AI kerap digunakan secara praktikal dalam bidang militer, seperti pengenalan target, sistem pengawasan, dan pendeteksi ancaman," pungkasnya. (E-3)
Pemerintah Inggris dikritik lantaran bergerak dalam kecepatan lambat terkait pertahanan domestik,
EDGE, perusahaan di bidang pertahanan asal Uni Emirat Arab, secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Republikorp.
KOLABORASI lintas sektor kesehatan dan pertahanan menjadi sorotan dalam pembukaan The 2nd International Military Medicine Symposium & Workshop (Imedic 2025) yang digelar di Jakarta.
Kinerja sektor pertahanan selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo dinilai berhasil memperkuat kemandirian industri strategis nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan.
tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan arah kebijakan pertahanan yang perlu mendapat perhatian serius.
Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil menunjukkan kemajuan signifikan di sektor pertahanan. Kebijakan pertahanan nasional dinilai lebih terarah dan modern
Penguatan pertahanan nasional selain berasal dari dukungan masyarakat sendiri juga membutuhkan sumber teknologi dari berbagai pihak.
PRESIDEN Prabowo Subianto resmi membuka perhelatan Indo Defence 2025 di Jiexpo Kemayoran Jakarta, yang berlangsung pada 11-14 Juni 2025.
Pindad memiliki kualitas yang bagus, namun pasar industri senjata ringan di dunia sangat kompetitif.
AJANG Indo Defence 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan menjadi momentum penting untuk melakukan penguatan industri pertahanan di Tanah Air.
Partisipasi di Indo Defence memberikan platform bagi perusahaan-perusahaan Australia yang inovatif untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved