Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengaku pihaknya telah mengendus potensi fraud atau penyimpangan dalam transaksi surat kredit ekspor (letter of credit/LC) Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk sejak 2023 silam. Anak usaha bank asal Korea Selatan, Woori Bank Korea (WBK) tersebut, menjadi sorotan publik. Dalam laporan WBK, terungkap ada dugaan skandal keuangan berskala besar yang melibatkan transaksi LC dengan nilai yang ditaksir mencapai US$78,5 juta atau sekitar Rp1,28 triliun.
"OJK telah mengingatkan bank atas potensi transaksi LC debitur dimaksud sebagai akibat kelemahan proses bisnis bank pada pemeriksaan OJK tahun 2023" ungkap Dian dalam keterangannya, Rabu (11/6).
Indikasi awal mengarah pada dugaan fraud dalam transaksi negotiable LC yang telah jatuh tempo. Itu melibatkan satu debitur dan kemungkinan pihak internal bank. Transaksi ini diduga menggunakan dokumen atau data palsu. Debitur bersama beberapa pegawai internal bank diduga turut terlibat.
Perusahaan eksportir lokal yang menjadi nasabah Bank Woori Saudara disebut-sebut sebagai pelaku utama dalam skema ini. Mereka diduga menyerahkan dokumen pendukung yang tidak valid untuk memperoleh pembiayaan dari bank.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Bank Woori Saudara langsung melaporkan kasus itu kepada OJK. Bank juga segera melakukan investigasi internal secara intensif, menonaktifkan pihak-pihak internal yang diduga terlibat, serta bekerja sama dengan firma hukum independen. Di sisi lain, manajemen bank juga melakukan komunikasi aktif dengan debitur guna menyelesaikan kewajiban kepada bank.
“Bank juga tengah mempersiapkan pelaporan kepada kepolisian atas indikasi fraud tersebut,” tambah Dian.
Setelah menerima laporan dari pihak bank, OJK segera menindak lanjuti dengan melakukan koordinasi intensif bersama jajaran manajemen Bank Woori Saudara serta memulai pemeriksaan sejak awal Juni 2025. Dian menegaskan status pemeriksaan dapat ditingkatkan.
"Hal ini apabila ditemukan bukti awal yang cukup terkait dugaan fraud maupun keterlibatan pihak internal bank," tuturnya.
Sebelumnya, Corporate Secretary PT Bank Woori Saudara 1906 Tbk, Wuryanto Suyud menjelaskan, publikasi mengenai insiden keuangan ini pertama kali diumumkan secara resmi oleh WBK melalui laman resminya.
Dia menegaskan nilai sebesar US$78,5 juta yang disebutkan oleh WBK merupakan total exposure dari transaksi yang terkait dengan nasabah bersangkutan, bukan merupakan jumlah kerugian pasti yang dialami bank.
"Nilai kerugian yang sesungguhnya masih dalam proses penelaahan dan belum dapat dipastikan hingga seluruh proses investigasi internal selesai dilakukan," bebernya dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.
Saat ini, Bank Woori Saudara sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Induk usaha, WBK, juga disebut memberikan dukungan penuh dalam penyelesaian permasalahan ini. Bank Woori Saudara menegaskan komitmennya untuk menjunjung prinsip good corporate governance (GCG) dalam proses bisnisnya. (E-3)
. BPJS Kesehatan dan pemerintah perlu melibatkan banyak pihak, mulai dari mitra fasilitas kesehatan, asuransi swasta, hingga akademisi untuk bisa memberikan sudut pandang yang komprehensif.
Februari lalu, eFishery menunjuk pihak ketiga yakni FTI Consulting sebagai pengelola manajemen sementara untuk memfasilitasi kajian bisnis yang menyeluruh dan objektif usai temuan fraud.
Pemberantasan fraud merupakan bagian dari strategi utama perusahaan dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan keberlanjutan bisnis.
KPK mengendus adanya potensi fraud dalam pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG).
Sanksi harus fokus pada oknum dan otak dari tindakan klaim fiktif tersebut. Sehingga oknum yang terlibat harus mengganti kerugian yang dialami BPJS Kesehatan atas dugaan fiktif tersebut.
Berdasarkan temuan VIDA, setidaknya ada dua modus utama yang perlu diwaspadai masyarakat pada momen THR kali ini:
Berdasarkan data dari platform cekrekening.id, total laporan penipuan digital yang diterima pemerintah mencapai sekitar 839 ribu kasus dalam beberapa tahun terakhir.
Pensiunan harus menjaga keamanan data pribadi dan tidak memberikan informasi penting kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Modus operasional yang digunakan adalah dengan menciptakan situs web palsu yang meniru platform fandom resmi BTS, Weverse.
Imigrasi Bogor bongkar sindikat penipuan 13 WNA Jepang di Sentul City. Gunakan seragam polisi Jepang dan suara radio palsu untuk kuras rekening korban.
EXECUTIVE Vice President Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison Indosat Fahd Yudanegoro mengingatkan meningkatnya risiko kasus penimpuan daring melalui aplikasi pesan Whatsapp
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved