Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menegaskan bahwa inisiatif Gerakan Pangan Murah (GPM) tengah digencarkan pemerintah dilakukan untuk menjaga kestabilan harga di tingkat petani hingga ke konsumen.
Kali ini, pemerintah dalam hal ini Bapanas membuka GPM di Bekasi yang didukung oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Pemerintah Daerah Bekasi.
“Saya berterima kasih kepada Kadin dan Pak Wali Kota (Bekasi) juga luar biasa karena di (GPM) sini bisa menggabungkan antara hulu sampai dengan hilir. Ini sesuai dengan arahan Pak Presiden Prabowo yang mengarahkan agar harga di petani dan peternak itu baik dan harga di konsumen juga baik. Jadi dua duanya ini dapat,” ungkap Arief melalui keterangan tertulis yang diterima, Minggu (23/3).
Ia menyebut bahwa sampai dengan saat ini GPM telah digelar dari 2.500 titik di seluruh Indonesia. Dalam hal ini Arief mengapresiasi Kadin yang juga turut ambil bagian dalam kegiatan GPM dan perannya sebagai salah satu lokomotif perekonomian nasional.
“Saat ini inflasi Indonesia terjaga dan terendah adalah hari ini, tugas Badan Pangan Nasional adalah menyelaraskan dan mensinergikan seluruh kementerian/lembaga di bidang pangan, private sector dan BUMN,” tambah Arief.
Badan Pangan Nasional, sambung dia, telah menugaskan Bulog untuk menjaga stok beras nasional, dan saat ini stok beras di Bulog tercatat di angka 2,1 juta ton.
"Ini bukan persiapan jangka pendek, sebulan atau dua bulan, melainkan program yang telah dipersiapkan sejak tahun lalu, sehingga hari ini pemerintah hadir dengan intervensi stabilisasi seperti Gerakan Pangan Murah ini, tidak hanya untuk beras, tetapi juga daging, ayam, dan komoditas lainnya,” paparnya.
Selain itu, kata Arief, intervensi juga dilakukan melalui fasilitasi distribusi pangan dari daerah sentra produksi ke daerah defisit. “Misalnya kemarin cabai harga tinggi, tapi di sisi lain beberapa daerah masih ada yang produksi. Kita tinggal distribusikan dari daerah sentra produksi kepada daerah yang minus,” sebutnya.
Arief menyebut jika Bekasi dan Jakarta merupakan captive market yang cukup besar bagi daerah sentra produksi. Hasil produksi harus disiapkan standby buyer-nya agar dapat terserap dengan baik.
“Daerah sentra produksi tentunya mengharapkan kita dan Kadin sebagai stand by buyer yang dapat menghubungkan hulu ke hilir. Dan juga sebagai offtaker yang sudah mengetahui pasarnya,” terang Arief.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengungkapkan apresiasinya terhadap kerja sama antara Kadin Indonesia dengan Badan Pangan Nasional dan juga pemerintah daerah untuk program ketahanan pangan yang salah satunya dalam bentuk GPM ini.
Ia menyebut GPM dimaksudkan untuk menstabilkan harga pangan yang sangat dibutuhkan di akhir bulan Ramadan yang nantinya akan mendorong daya beli masyarakat dan meningkatkan partisipasi UMKM.
“Kita berharap Kadin yang membawahi semua UMKM dapat melakukan lebih banyak lagi, sekarang 70% program Kadin di ketahanan pangan. Berharap ke depan menjadi lapangan kerja untuk petani peternak milenial untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Sementara itu Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meyakini jika inflasi dapat dijaga maka harga pangan yang terjangkau dapat dinikmati masyarakat sehingga ada uang lebih yang dapat dimanfaatkan.
“Salah satu tugas kepala daerah yang diberikan oleh Presiden tentunya menjamin ketersediaan bahan pangan selama masa lebaran ini dan ini adalah salah satu cara dukungan yang diberikan oleh Kadin dan Badan Pangan Nasional pada warga masyarakat,” kata Tri. (Fal/I-1)
Stok awal 2026 tercatat berada di 12,529 juta ton.
Bapanas menanggung biaya distribusi pangan dari daerah sentra produksi ke daerah yang sedang mengalami defisit stok atau fluktuasi harga.
Penerima Bantuan Pangan (PBP) masing-masing berupa beras 20 kg jenis premium dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan yang disalurkan lima kali setahun.
DPD dorong Bulog terus meningkatkan penyerapan beras lokal dari petani Kalimantan Tengah, sehingga kemandirian pangan di daerah dapat terwujud.
BEREDAR wacana peningkatan status Perum Bulog menjadi kementerian serta penggabungannya dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi menjabat Kepala Badan Pangan nasional (Bapanas) menggantikan Arief Prasetyo Adi. Ia fokus mewujudkan swasembada pangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved