Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
DI antara ratusan ribu aset kripto yang ada, Bitcoin masih mendominasi pasar. Indikator yang disebut Bitcoin Dominance atau BTC dominance mengukur rasio antara kapitalisasi pasar Bitcoin dengan total kapitalisasi pasar kripto.
Dengan memahami BTC dominance, investor bisa menyusun strategi investasi yang lebih tepat, terutama untuk memprediksi pergerakan Bitcoin dan altcoin.
Dikutip dari Pintu Academy, platform edukasi dari aplikasi Pintu, BTC dominance dihitung dengan membagi total kapitalisasi pasar Bitcoin dengan total kapitalisasi pasar crypto secara keseluruhan.
Semakin tinggi nilai BTC dominance, semakin besar pengaruh Bitcoin di pasar. Sebaliknya, ketika BTC dominance menurun, altcoin memiliki peluang lebih besar untuk bersaing dengan Bitcoin.
Tren ini juga berkaitan erat dengan altseason, yaitu periode ketika altcoin mendominasi pasar dan berkinerja lebih baik dibanding Bitcoin.
Pada saat altseason, investor biasanya memindahkan portofolio mereka dari Bitcoin ke altcoin untuk mencari keuntungan yang lebih tinggi.
Meski berguna, BTC dominance bukan tanpa kritik. Indikator ini tidak memperhitungkan pertumbuhan stablecoin seperti USDT atau USDC, yang banyak digunakan untuk mengamankan portofolio saat pasar sedang bearish.
Selain itu, proyek-proyek scam dan Bitcoin yang telah hilang juga bisa memengaruhi akurasi rasio ini. Walau begitu, selama Bitcoin tetap menjadi pemimpin pasar crypto, BTC dominance akan terus relevan dalam membantu investor memahami dinamika pasar.
Dengan menggunakan BTC dominance, investor bisa membaca tren pasar dan menentukan strategi trading yang lebih efektif. Misalnya, jika BTC dominance naik bersamaan dengan harga Bitcoin, ini bisa menjadi sinyal untuk membeli Bitcoin.
Sebaliknya, jika BTC dominance turun tetapi harga Bitcoin naik, ini menunjukkan altcoin memiliki kinerja lebih baik, dan mungkin saat yang tepat untuk membeli altcoin.
Namun, karena tidak ada indikator yang sempurna, sebaiknya kombinasikan BTC dominance dengan analisis teknikal, fundamental, dan sentimen pasar lainnya untuk hasil yang lebih akurat. (Z-1)
Temukan alasan mengapa Bitcoin mulai mengungguli emas sebagai aset safe haven di tengah konflik Timur Tengah 2026. Analisis mobilitas dan keamanan digital.
Penulis Rich Dad Poor Dad Robert Kiyosaki kembali memicu debat panas dengan menyebut eskalasi perang sebagai katalis utama ledakan harga Bitcoin.
Lonjakan harga Bitcoin ke level US$72.000 bukan sekadar spekulasi, melainkan respons instan pasar terhadap eskalasi konflik Timur Tengah yang mengancam stabilitas ekonomi global.
Harga Bitcoin tembus US$72.927 di tengah eskalasi perang AS-Israel vs Iran. Simak analisis safe haven vs spekulasi dan dampaknya ke Rupiah.
Konflik AS-Israel vs Iran picu lonjakan harga emas ke USD5.100 dan volatilitas tinggi di pasar kripto. Simak strategi investasi aman dari Indodax di sini.
Panduan lengkap 11 mata uang kripto terpopuler 2026. Cek harga terbaru dalam Rupiah, keunggulan teknologi, hingga risiko investasi untuk portofolio Anda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved