Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Amerika Serikat meyakini ByteDance, perusahaan induk TikTok, bakal menyepakati penjualan TikTok kepada AS sebelum batas waktu 5 April 2025. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 5 April 2025 adalah waktu ketika TikTok dilarang selamanya di negara tersebut. Dalam hal operasional TikTok di AS, diketahui bahwa aplikasi harus melakukan penjualan aset agar terhindar dari pelarangan atau pemblokiran akses di AS sebelum 5 April 2025.
Adapun perusahaan harus dijual kepada perusahaan yang berkantor pusat di luar Tiongkok. Oleh karena itu, beberapa perusahaan AS terlihat tertarik dengan aplikasi tersebut. Keputusan penjualan aset itu didapatkan setelah pada 2025 awal TikTok sempat diblokir pada 19 Januari 2025 di AS karena adanya aturan yang disahkan oleh Pemerintahan Joe Biden.
Sehari setelahnya, terjadi peralihan pemerintahan ke Donald Trump yang menjadi presiden terpilih. Dengan segera ia merilis perintah eksekutif dengan memberikan waktu bagi TikTok selama 75 hari untuk bisa menjual aplikasinya ke pihak lain agar tetap bisa beroperasi di AS.
Maka dari itu, Wakil Presiden AS JD Vance meyakini ByteDance akan menyepakati penjualan TikTok untuk AS sebelum 5 April, apalagi posisi Vance merupakan perantara kesepakatan sesuai dengan permintaan Trump. Wakil presiden AS yang sebelumya juga memiliki latar belakang di industri modal ventura itu bekerja sama dengan penasihat keamanan nasional AS Michael Waltz dengan harapan menemukan pembeli yang berbasis di AS untuk aplikasi kontroversial tersebut.
Alasan mendasar TikTok dijual ke pihak lain sebenarnya berlandaskan karena keberatan dari anggota parlemen AS dan bahkan Trump terhadap TikTok. Aplikasi tersebut diduga mencuri data pribadi milik remaja dan pra-remaja saat pembukaan akun berlangsung.
Ketakutan lainnya adalah bahwa negara asal TikTok yakni TIongkok menyebarkan propaganda kepada remaja AS dengan memasukkan video tertentu di linimasa milik pemilik akun TikTok muda Amerika tertentu.
TikTok telah dinilai dengan harga setinggi US$50 miliar. CEO perusahaan manajemen kekayaan Omnivest Financial Reid Rasner, mengklaim telah mengajukan tawaran sebesar US$47,45 miliar untuk TikTok. ByteDance belum mengonfirmasi bahwa mereka sedang dalam pembicaraan dengan calon pembeli TikTok di AS. Perusahaan tersebut juga menolak untuk mengungkapkan apakah mereka akan setuju untuk menjual TikTok ke perusahaan AS. (Ant/E-3)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved