Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Associate Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Sahara, memperkirakan perdagangan dunia di 2025 akan mengalami penurunan dari 2024.
"Di tahun 2024, pertumbuhan perdagangan dunia 3,4%. Tahun 2025, perdagangan akan sedikit melambat ke 3,2%," ucap Sahara di acara CORE Economic Sectoral Outlook 2025, 100 Hari Prabowo-Gibran: Telaah Kritis Prospek, Tantangan, dan Peluang Sektor Strategis Tahun 2025, di Jakarta, Selasa (21/1).
Sahara memperkirakan, pertumbuhan ekspor di negara maju hanya menyentuh angka 2,7%. Sementara, negara negara berkembang akan mencapai 4,6% di 2025.
Di sisi lain, ia menyatakan bahwa selama kepemimpinan Presiden Prabowo atau tepatnya di November-Desember 2024 ekspor Indonesia mengalami penurunan kinerja sebesar 2%.
"Kalau kita lihat, untuk ekspor, mitra dagang utama kita Tiongkok, lalu kemudian Amerika Serikat. Tiongkok ini hampir seperempat volume ekspor Indonesia," tuturnya.
Adapun barang-barang utama yang diekspor oleh Indonesia di periode tersebut di antaranya adalah bahan bakar mineral, lemak, minyak, terutama tadi palm oil dan produk turunannya. Lalu kemudian besi dan baja, mesin, peralatan listrik, kendaraan bermotor, logam mulia, dan nikel.
Ekspor dan impor Indonesia, sambung dia, menorehkan catatan positif di angka US$31 miliar, namun demikian, angka tersebut mengalami pelambatan jika dibandingkan dengan 2023.
Di sisi lain, untuk negara asal impor Indonesia di periode tersebut adalah Tiongkok, Jepang, Singapura, dan Thailand. Untuk barang-barang yang diimpor Indonesia antara lain adalah mesin, peralatan, mesin perlengkapan listrik, besi dan baja, plastik dan barang pabrik, kendaraan, bahan kimia organik dan sebagainya. (Z-11)
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
RAMADAN akan segera tiba. Umat Islam sudah ramai dan masif mengadakan munggahan, tarhib, dan menyekar ke kuburan orangtua, leluhur, dan para kiyai.
KETUA Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh mengapresiasi tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved