Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HEAD Center of Macroeconomics and Finance Indef M Rizal Taufikurahman menilai perekonomian Indonesia sepanjang 2024 menunjukkan daya tahan yang mengesankan, di tengah kondisi beberapa negara maju yang terjebak resesi atau menghadapi ancaman perlambatan ekonomi.
"Dengan pertumbuhan yang stabil di kisaran 5%, Indonesia diuntungkan oleh konsumsi domestik yang kuat, diversifikasi mitra dagang, serta ekspor komoditas seperti batu bara dan nikel," katanya, Rabu (8/1).
Namun ia mengingatkan, daya tahan yang baik itu karena tertolong oleh harga komoditas global yang sedang tinggi. Menurutnya, ketergantungan pada sektor komoditas memiliki risiko laten. Jika harga global turun atau regulasi lingkungan internasional diperketat, pendapatan ekspor dapat tergerus signifikan.
Karena itu, ketergantungan pada komoditas harus segera diimbangi dengan penguatan sektor manufaktur dan ekonomi digital.
Di tengah ketidakpastian global itu, Rizal mengatakan langkah yang strategis dan reformasi struktural yang berkelanjutan akan menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga unggul dalam kompetisi ekonomi global.
Pada triwulan I 2024, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,11% secara tahunan (yoy). Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,05% pada triwulan II 2024 dan 4,95% triwulan III 2024.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, dalam konferensi pers APBN KiTa, di Jakarta, Senin (6/1), memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai kisaran 5% pada 2024.
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 yang ditetapkan sebesar 5,2%.
Tingkat inflasi pada 2024 berada di level 1,57% (yoy), jauh lebih rendah dari asumsi APBN sebesar 2,8%. Namun, nilai tukar rupiah tercatat berada di level Rp15.847 per dolar AS pada akhir tahun, tertekan oleh berbagai faktor global.
Sri Mulyani menjelaskan bahwa ketidakpastian global, termasuk gejolak geopolitik dan pasar keuangan dunia, menjadi faktor utama perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Ketegangan di Timur Tengah, perlambatan ekonomi Tiongkok, dan penurunan harga komoditas andalan Indonesia juga turut memengaruhi kinerja ekonomi nasional.
Bendahara Negara itu juga mencatat dampak dari kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat. Kebijakan yang bakal diambil Trump, seperti penetapan tarif dan pendekatan ekonomi nasionalistik, kian memperburuk tekanan ekonomi global. (E-2)
Pemerintah menyiapkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebagai penyangga untuk meredam gejolak harga di tengah ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah
Pasar modal Indonesia menutup perdagangan Selasa (3/3) di zona merah, namun 10 saham ini berhasil mencetak cuan tebal bagi investor.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Harga cabai merah kriting saat ini juga mengalami kenaikan hingga Rp56 ribu per kg dan harga cabai merah besar mengalami kenaikan Rp50 ribu per kg.
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved