Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah di pasar spot anjlok di awal perdagangan hari ini. Pada Kamis (19/12), rupiah dibuka di level Rp 16.247 per dolar Amerika Serikat (AS).
Angka ini membuat rupiah anjlok 0,92% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.098 per dolar AS. Alhasil, rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia.
Hingga pukul 09.01 WIB, mata uang di Kawasan bergerak variasi. Di mana, won Korea Selatan berada satu tingkat lebih baik dari rupiah setelah ambles 0,73%.
Selanjutnya, ringgit Malaysia yang tertekan 0,73% dan dolar Taiwan yang koreksi 0,43%. Disusul, yuan China yang terkikis 0,16%
Berikutnya, baht Thailand yang terdepresiasi 0,08%. Lalu ada dolar Hongkong yang melemah tipis 0,03% di pagi ini.
Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terdalam di Asia setelah terkerek 0,15%.
Kemudian ada dolar Singapura yang naik 0,12% dan peso Filipina yang melemah tipis 0,04% terhadap the greenback. (H-2)
Nilai tukar mata uang Rupiah hari ini 20 Maret 2026 bergerak di zona merah, mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat tekanan global.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini 19 Maret 2026 bergerak fluktuatif di level Rp16.900-an. Cek juga harga emas Antam yang menguat hari ini.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi fluktuatif pada 18 Maret 2026 usai BI menahan suku bunga di 4,75%. Cek harga kurs terbaru di sini.
Nilai tukar rupiah ditutup stagnan Rp16.997 per dolar AS hari ini (17/3). Cek hasil RDG Bank Indonesia terkait BI-Rate dan dampak pernyataan dovish Gubernur BI.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Kurs rupiah hari ini 17 Maret 2026 menguat ke Rp16.965 per dolar AS. Pasar menanti pengumuman BI Rate di tengah tensi geopolitik Timur Tengah.
TANTANGAN global yang ditandai tren proteksionisme dan faktor sentimen domestik menekan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS.
BANK Indonesia menilai pelemahan nilai tukar rupiah banyak dipengaruhi faktor ketidakpastian global yang masih cukup tinggi. Itu terutama setelah Donald J. Trump kembali menjadi Presiden AS.
Terjaganya nilai tukar rupiah tak luput dari berbagai upaya Bank Indonesia dalam melakukan stabilisasi nilai tukar.
Mengacu data Bloomberg, Kamis, 19 Desember 2024, rupiah melemah 135 poin atau 0,84 persen menjadi Rp16.233 per USD.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved