Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Program transmigrasi di Indonesia, yang dimulai pada 1950, bertujuan untuk meratakan distribusi penduduk, mengembangkan wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memindahkan penduduk dari daerah padat penduduk ke wilayah yang kurang berkembang. Seiring waktu, program ini telah berkontribusi dalam pembangunan daerah-daerah terpencil, meskipun menimbulkan berbagai tantangan yang perlu diatasi dalam pelaksanaannya.
Keberhasilan besar dari program transmigrasi adalah pembangunan permukiman baru yang memberi transmigran akses ke lahan pertanian dan tempat tinggal yang sebelumnya tidak tersedia di daerah asal mereka. Program ini berperan penting dalam pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan transmigran serta masyarakat sekitarnya. Melalui kerjasama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat setempat, transmigrasi turut mengurangi kesenjangan sosial ekonomi di berbagai wilayah Indonesia yang sebelumnya terisolasi. Bahkan, pemerintah sampai menetapkan Hari Bhakti Transmigrasi sebagai bentuk apresiasi.
Namun, program transmigrasi tidak terlepas dari berbagai kritik dan kegagalan. Salah satu masalah utama adalah ketimpangan pembangunan antara transmigran dan masyarakat sekitar. Seringkali, permukiman transmigrasi berkembang pesat, sementara desa-desa di sekitarnya tertinggal, yang menimbulkan kecemburuan sosial yang rentan memicu konflik antar kelompok. Selain itu, pendekatan sentralistik dalam pengelolaan transmigrasi mengabaikan kearifan lokal, mengakibatkan ketidakcocokan budaya antara transmigran dan penduduk setempat.
Kualitas permukiman transmigrasi juga sering kali tidak memadai, membuatnya tidak layak huni dan menghambat pengembangan wilayah. Beberapa kawasan transmigrasi bahkan terpaksa direlokasi karena tidak dapat berkembang lebih lanjut. Kendala besar lainnya adalah kurangnya koordinasi antar sektor pemerintah dan ketidaktepatan pemilihan lokasi transmigrasi, yang menghalangi tercapainya tujuan pembangunan yang optimal. Infrastruktur yang buruk dan fasilitas pendukung yang minim membuat banyak daerah transmigrasi kesulitan untuk berkembang secara berkelanjutan.
Setelah otonomi daerah, pergeseran paradigma transmigrasi yang lebih inklusif, di mana masyarakat lokal juga diberi kesempatan menjadi transmigran, diharapkan dapat mengurangi ketimpangan tersebut. Namun, prakteknya masih ada perbedaan perlakuan, program, dan kesempatan antara transmigran dan masyarakat lokal. Oleh karena itu, penting untuk memperbaiki sistem perencanaan program transmigrasi, melibatkan masyarakat dalam setiap tahap, dan memastikan kawasan transmigrasi dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan yang inklusif bagi semua pihak.
Secara keseluruhan, meskipun transmigrasi telah membawa perubahan signifikan di banyak kawasan, tantangan besar tetap ada. Diperlukan evaluasi mendalam, penguatan kerjasama antara pemerintah, masyarakat lokal, dan transmigran, serta pendekatan yang lebih berbasis kebutuhan dan kearifan lokal untuk memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan bersama. (setkab/Z-11)
WAKIL Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi resmi melepas 40 Kepala Keluarga dengan 127 jiwa dari empat provinsi yang akan bertransmigrasi ke berbagai daerah, Selasa (16/12).
Semua pembangunan, baik di Jawa maupun luar Jawa, selalu berawal dari satu hal, lahan. Kalau status lahan tidak jelas, tidak akan ada yang berani membangun.
"Produk ini menjadi salah satu kebanggaan daerah dan memiliki peluang besar untuk berkembang lebih luas lagi hingga nasional,"
Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menandatangani MoU mendorong petani dan transmigran memperoleh pendapatan di atas gaji Menteri.
Transmigrasi adalah program resmi pemerintah yang telah dijalankan sejak 1950. Kebijakan ini bertujuan memindahkan penduduk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Transmigrasi merupakan proses pemindahan atau penyebaran penduduk dari daerah yang padat penduduknya ke daerah yang lebih sepi di dalam satu negara.
Kementerian Transmigrasi sedang mengusulkan untuk Revisi Undang-Undang Transmigrasi.
Konflik tanah restant merupakan permasalahan lahan yang terjadi di semua kawasan transmigrasi.
Azis berharap para transmigran mampu membangun kehidupan baru secara mandiri dan berkelanjutan di daerah tujuan.
SENYUM ceria terukir lembut di wajah teduh Harto Wisongko, 45.
WAKIL Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi resmi melepas 40 Kepala Keluarga dengan 127 jiwa dari empat provinsi yang akan bertransmigrasi ke berbagai daerah, Selasa (16/12).
Hasil temuan menunjukkan bahwa enam kampung di Distrik Muting dan sembilan kampung di Distrik Ulilin memiiki komoditas unggulan yang bervariasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved