Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR PT. Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menyampaikan mata uang rupiah ditutup melemah 84 poin menjadi Rp.15.832 per dolar Amerika Serikat (AS) sore ini (6/11). Dollar menguat seiring peluang Donald Trump memenangkan pemilu AS 2024 semakin nyata. Trump sudah meraih 277 dari 270 electoral vote yang dibutuhkan untuk menang.
"Mata uang rupiah melemah 84 poin. Pasar bersiap untuk masa jabatan kedua Trump yang mengungguli Kamala Haris dalam Pilpres AS 2024," ujar Ibrahim dalam keterangan resmi, Rabu (6/11).
Ia menuturkan ke depan ada potensi AS mempertahankan suku bunga tetap tinggi dan dolar tetap kuat di tahun-tahun mendatang serta kembali melonjaknya imbal hasil treasury.
Dalam Pilpres AS, penghitungan suara awal menunjukkan Trump unggul dengan 230 suara elektoral, sementara Harris unggul di 192 suara. Associated Press juga menyatakan bahwa Trump telah memenangkan North Carolina, negara bagian medan pertempuran utama, dan unggul di negara bagian lain yang menjadi penentu, termasuk Arizona, Pennsylvania, Wisconsin, dan Michigan.
Trump secara luas diperkirakan akan memberlakukan lebih banyak kebijakan inflasi, mengingat pendiriannya tentang perdagangan proteksionis dan imigrasi. Skenario seperti itu diperkirakan akan membuat suku bunga relatif lebih tinggi dalam jangka panjang.
Selain itu, prospek kemenangan Trump menghadirkan lebih banyak tekanan ekonomi pada Tiongkok. Trump telah berjanji untuk mengenakan tarif perdagangan yang tinggi pada Tiongkok, yang menandakan lebih banyak tekanan ekonomi pada negara itu saat bergulat dengan deflasi yang terus-menerus dan penurunan pasar properti yang berkepanjangan.
Penguatan dolar AS, kata Ibrahim, disebabkan penantian penurunan suku bunga AS sebesar 25 basis poin dalam waktu dekat.
Di dalam negeri, faktor pelemahan rupiah dikatakan tak lepas dari melandainya konsumsi rumah tangga Indonesia. Hal ini menjadi permulaan yang kurang baik bagi Presiden Prabowo Subianto di awal masa pemerintahannya. Terlebih, konsumsi adalah mesin utama penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Badan Pusat Statistik telah merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia melandai ke angka 4,95% (yoy) untuk kuartal III-2024 atau terburuk dalam setahun terakhir. Angka ini lebih rendah dibandingkan kuartal II-2024 yang berada di angka 5,05% dan posisi ini juga merupakan yang terendah sejak kuartal III-2023 yang pada saat itu tumbuh sebesar 4,94% yoy.
Jika dilihat berdasarkan pengeluaran, tampak konsumsi rumah tangga tumbuh tak sampai 5% atau tepatnya 4,91% yoy. Padahal konsumsi menyumbang 53,08% terhadap total PDB Indonesia. Pertumbuhan konsumsi pada kuartal III juga di bawah data historisnya yakni 5%. (H-3)
Dalam sebuah acara di New York, Michelle Obama mengatakan Amerika Serikat “belum siap” memiliki presiden perempuan, merujuk pada kegagalan kampanye Kamala Harris.
DIREKTUR Intelijen Nasional AS, Tulsi Gabbard, merilis sejumlah dokumen yang mengaitkan pejabat pemerintahan Obama melakukan pengkhianatan terkait pemilu presiden AS pada 2016.
Hakim Aileen Cannon memutuskan untuk tidak menghalangi penerbitan laporan penyelidikan penasihat khusus Jack Smith mengenai upaya Donald Trump untuk membatalkan hasil pemilu 2020.
DAMPAK terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) harus mampu diantisipasi dengan langkah yang tepat
RASHIDA Tlaib dan Ilhan Omar terpilih kembali menjadi anggota DPR AS dalam pemilihan umum AS 2024.
Prabowo mengatakan Indonesia dan AS merupakan mitra strategis yang memiliki hubungan yang kuat dan beragam.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dipicu oleh spekulasi pasar mengenai potensi terganggunya independensi Bank Indonesia.
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah berpotensi melemah hingga level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat (AS)
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan rupiah terhadap kurs dolar Amerika Serikat (AS) akibat tekanan di pasar keuangan dunia seiring memanasnya tensi geopolitik.
Kurs rupiah hari ini Senin, 12 Januari 2026 dibuka melemah ke Rp16.848 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan 8 hari beruntun di sini.
ANALIS pasar modal Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengungkapkan rupiah kian terdepresiasi, saat ini bergerak di level 16.686 per dolar Amerika Serikat (AS).
HARI libur yang terbilang panjang dan menjelang pengumuman kebijakan tarif dagang Amerika Serikat (AS) membuat pelemahan rupiah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved