Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI dekade kelima, hubungan bilateral Indonesia - Korea Selatan, berpeluang terus berlanjut dan dapat berkembang lebih luas. Khususnya di bidang bidang Industri, perdagangan dan transisi energi. Hingga saat ini, sekitar 2000 perusahaan asal Korea Selatan telah menanamkan investasinya di Indonesia.
Kedekatan hubungan antara Korea Selatan dan Indonesia menjadi komitmen dari kedua pemimpin negara, yang ditegaskan pada berbagai forum internasional dan pertemuan bilateral.
Pertemuan antara lain dihadiri Wali Kota Gyeongsan Jo Hyun Il, Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Gyeongsan An Tae Young, serta sejumlah pengusaha Korea yang telah melakukan investasi di Indonesia.
Hal itu terungkap dalam pertemuan terbatas yang dihadiri Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck Soo, Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin, Sekretaris Kementerian Investasi/BKPM Heldy Satrya Putera serta sejumlah pengusaha Korea yang telah melakukan investasi di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, sejumlah pengusaha Korea Selatan yang turut mendampingi Perdana Menteri Korea Selatan tersebut menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan investasinya di Indonesia di bidang perdagangan, logistik, transisi energi maupun teknologi.
Presiden Direktur PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk, (BBSS) Felix Soesanto yang turut hadir dalam Forum Korea - Indonesia Business Roundtable menyampaikan, melalui pertemuan ini, kerja sama antar kedua negara ini akan semakin meningkat dan berkembang.
“Saya berharap Perdana Menteri Korea Selatan, Han Duck Soo bisa membantu untuk lebih memperkuat dan memperdalam kerja sama industri, perdagangan, dan juga di bidang transisi energi antara Indonesia dan Korea,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Kamis (24/10).
Lebih jauh Felix mengaku dari pertemuan tersebut, sudah ada beberapa kesepakatan untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan perjanjian kerjasama.
“Sebagai pengusaha, tentunya kita berharap dengan adanya pertemuan ini dapat mendorong dan meningkatkan investasi pengusaha korea di Indonesia. Selain investasi di sektor infrastruktur juga banyak potensi kerjasama di sektor-sektor lainnya yang bisa kita kolaborasikan,”pungkasnya.
Sebagai informasi, investasi Korea di Indonesia terus meningkat dan menjadikan Korsel sebagai sumber investasi asing terbesar ke-7 di Indonesia, dengan nilai investasi tahun 2021 mencapai US$1,6 miliar. Pada 2022 menjadi US$2,3 miliar, dan hingga semester I tahun 2023 mencapai US$1,29 miliar. (H-2)
Industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan pemanasan laut, diskusi tentang energi dan kelautan kini tidak lagi berdiri sendiri.
Inisiatif PLTS Atap ini menjadi langkah penting dalam upaya menurunkan emisi operasional sekaligus memperkuat transisi energi bersih di sektor kesehatan nasional.
Tantangan sektor energi ke depan membutuhkan talenta muda yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap secara mental, keterampilan, dan pemahaman industri sejak di bangku kuliah.
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan dinamika isu energi nasional dan global sepanjang tahun 2025, sekaligus membahas arah kebijakan energi nasional pada tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved