Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Dengan semakin meningkatnya permintaan akan produk perikanan, solusi inovatif diperlkan untuk mendukung kesejahteraan nelayan. Teknologi modern dan energi terbarukan dapat menjadi kunci untuk mengatasi masalah ini. Melalui pemanfaatan sumber daya yang ramah lingkungan, hal tarsebut dipercaya dapat menciptakan peluang baru bagi komunitas nelayan.
Di tengah tantangan tersebut, PT Insight Investments Management bersama dengan mitra agen penjual dan gerai agen penjual, serta Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) dan Yayasan Insan Bumi Mandiri (IBM), mengambil langkah maju dengan meresmikan Program Desa Energi Insight. Program ini bertujuan untuk memberdayakan nelayan di Desa Tanjung Boleng, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui pemanfaatan teknologi energi terbarukan yang inovatif.
Direktur PT Insight Investments Management, Ria Warganda, mengatakan program pemberdayaan ini merupakan kontribusi sosial dari produk Reksa Dana Insight Renewable Energy Fund, bertujuan untuk memberdayakan nelayan lokal melalui pemanfaatan teknologi energi terbarukan.
Baca juga : Dorong Budi Daya Berkelanjutan, PT BMI Berdayakan Masyarakat Pesisir
"Program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dengan cara memperbaiki hasil tangkapan dan memperpanjang masa penyimpanan ikan. Para nelayan mendapatkan dukungan berupa 5 unit kapal tangkap ikan, 20 pukat, 20 pancing, 1 unit ice maker, dan 3 unit cold storage berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) on grid. Dengan teknologi ini, mereka dapat menjaga kualitas ikan lebih lama dan menjualnya dengan harga lebih tinggi," ucap Ria dalam keterangan tertulis, Senin (14/10).
Teknologi ramah lingkungan yang diterapkan, sambung dia, tidak hanya mendukung operasional sehari-hari nelayan, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada energi konvensional. Selain itu, program ini juga menyediakan pelatihan literasi keuangan, ketahanan keluarga, dan pengolahan produk turunan dari hasil tangkapan ikan.
menyatakan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi energi terbarukan.
"Kami mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan Yayasan Insan Bumi Mandiri dan semua pihak terkait yang telah berkontribusi dalam merealisasikan Program Desa Energi Insight,” ucap Ria.
Baca juga : Pasar Makanan Laut Terus Tembuh, Bisnis Perikanan Perlu Inovasi Berkelanjutan
Menurutnya, program ini tidak akan terealisasi tanpa dukungan para investor yang telah berinvestasi pada reksa dana, serta dukungan dari Mitra Agen Penjual dan Gerai Agen Penjual mereka.
“Ini adalah bentuk partisipasi langsung investor dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus melestarikan lingkungan,” lanjutnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Program Yayasan Insan Bumi Mandiri, Hayatul Fikri Aziz, menambahkan, melalui program ini, mereka berharap nelayan di Dusun Boleng dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu memaksimalkan hasil tangkapan mereka.
Baca juga : Membangun Teknologi Industri untuk Tulungagung
"Semoga teknologi ini tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan sumber daya alam," jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Kelompok Nelayan Dusun Boleng, Sakarudin, juga menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Ia mengungkapkan, dengan dukungan ini, dirinya dan nelayan lain bisa menangkap lebih banyak ikan dan menyimpannya lebih lama.
"Ini sangat membantu meningkatkan pendapatan kami dan memberi harapan baru bagi nelayan di sini," imbuh Hayatul.
Program Desa Energi Insight diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan nelayan yang dapat diterapkan di daerah lain, mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir sambil menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan energi terbarukan. (Z-11)
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
MENYONGSONG satu abad kemerdekaan Indonesia, kedaulatan pangan menjadi agenda prioritas yang wajib dimenangkan.
SEBANYAK 50 Ketua DPD KNTI se-Sumatra dan Koperasi Perikanan melaksanakan Rapat Konsolidasi penguatan simpul jaringan koperasi perikanan di wilayah Sumatra dan Kepulauan Riau.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved