Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah ketidakpastian global dan gejolak geopolitik yang masih terus berlanjut, Presiden Joko Widodo meramalkan rupiah bisa menguat di tahun depan. Dalam pidato Nota Keuangan Pengantar Rancangan Undang-Undang Anggaran pendapatan dan belanja atau RAPBN 2025, Jokowi menyebut rupiah akan menguat di level Rp16.100 per dolar AS.
"Nilai tukar rupiah diperkirakan akan berada di sekitar Rp16.100 per dolar AS, suku bunga SBN 10 tahun berada di 7,1%," ujar Jokowi di Gedung Nusantara, Jumat (16/8).
Kepala Negara mengatakan meski diterpa banyak tantangan dan ketidakpastian, kondisi ekonomi dan politik dalam negeri tetap stabil, bahkan mampu tumbuh secara berkelanjutan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia, katanya, selalu terjaga di kisaran 5,0%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan global yang sebesar 3,4%.
Baca juga : Posisi Rupiah Menguat Setelah Pengumuman Hasil Pemilu 2024
"Kita patut bersyukur sebagai bangsa yang tangguh, Indonesia mampu menghadapi tantangan yang sangat berat selama 10 tahun terakhir. Mulai dari pandemi covid-19, gejolak geopolitik global, perang dagang dan berbagai ancaman krisis," pungkasnya.
Sebelumnya, Chief economist Mandiri Sekuritas Rangga Cipta berpendapat, bila AS mengalami resesi, nilai tukar (kurs) rupiah bisa menguat. Ini karena ada ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral AS, The Fed akan memangkas suku bunganya atau fed funds rate/FFR.
Jika AS agresif dengan memangkas suku bunga sebanyak tiga atau empat kali di tahun ini, rupiah bisa bertengger di angka Rp15.800 per dolar AS di tahun depan.
"Kalau pemangkasan (FFR) berlanjut, seharusnya rupiah bisa lebih kuat. Kita lihat di tahun depan, rupiah mungkin bisa dikisaran Rp15.800," ujarnya dalam acara Market Outlook Semester II 2024 Mandiri Sekuritas di Jakarta, Rabu (7/8).
Pada kuartal III 2024, Mandiri Sekuritas memperkirakan kurs rupiah menguat tipis di kisaran Rp15.900-16.000 per dolar AS. Rangga menyebut dengan melihat perlambatan ekonomi di AS, maka sulit bagi The Fed untuk terus mempertahankan suku bunga acuan di level 5,5%. Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan memangkas suku bunga atau BI Rate pada kuartal III tahun ini. (Z-11)
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Jokowi dan SBY di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini mengikuti silaturahmi sebelumnya dengan Megawati.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
Nilai tukar mata uang Rupiah hari ini 20 Maret 2026 bergerak di zona merah, mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat tekanan global.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini 19 Maret 2026 bergerak fluktuatif di level Rp16.900-an. Cek juga harga emas Antam yang menguat hari ini.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi fluktuatif pada 18 Maret 2026 usai BI menahan suku bunga di 4,75%. Cek harga kurs terbaru di sini.
Nilai tukar rupiah ditutup stagnan Rp16.997 per dolar AS hari ini (17/3). Cek hasil RDG Bank Indonesia terkait BI-Rate dan dampak pernyataan dovish Gubernur BI.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Kurs rupiah hari ini 17 Maret 2026 menguat ke Rp16.965 per dolar AS. Pasar menanti pengumuman BI Rate di tengah tensi geopolitik Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved