Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, berbagai produk bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan telah dikembangkan.
Bahan bakar ini dirancang untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan polutan lainnya yang merusak kualitas udara dan mempercepat perubahan iklim.
Berikut beberapa produk BBM ramah lingkungan yang kini tersedia:
Baca juga : Komunitas Otomotif: Mudik Nataru, Saatnya Beralih ke BBM RON Tinggi
Pertamax adalah bahan bakar beroktan tinggi yang diproduksi oleh Pertamina, perusahaan minyak dan gas negara Indonesia.
Pertamax memiliki angka oktan 92, lebih tinggi dibandingkan dengan Premium. Bahan bakar ini lebih efisien dalam pembakaran, menghasilkan emisi yang lebih rendah, dan mengurangi pembentukan kerak pada mesin.
Pertamax Turbo adalah varian bahan bakar dengan angka oktan 98 yang lebih tinggi daripada Pertamax. Bahan bakar ini dirancang untuk mesin dengan teknologi terbaru dan memiliki efisiensi pembakaran yang lebih baik.
Baca juga : 17 Agustus 2024, Pemerintah Rilis BBM Jenis Baru Bioetanol
Dengan kandungan sulfur yang lebih rendah, Pertamax Turbo mengurangi emisi gas buang yang berbahaya.
BioSolar adalah bahan bakar diesel yang dicampur dengan minyak nabati, seperti minyak kelapa sawit.
Penggunaan BioSolar mengurangi emisi karbon dioksida dan partikulat berbahaya dibandingkan dengan solar konvensional. Selain itu, BioSolar juga mendukung keberlanjutan karena menggunakan sumber daya terbarukan.
Baca juga : Pemprov DKI Jakarta Diminta Jujur soal Penyebab Polusi Udara
Pertamina Dex adalah bahan bakar diesel beroktan tinggi yang dirancang untuk kendaraan bermesin diesel modern.
Dengan kandungan sulfur yang sangat rendah, Pertamina Dex membantu mengurangi emisi NOx dan partikulat, sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan diesel biasa.
Elpiji (Liquefied Petroleum Gas) adalah bahan bakar gas yang digunakan untuk memasak dan transportasi.
Baca juga : MIND ID Komitmen Dukung Upaya Pengendalikan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan
Dibandingkan dengan bahan bakar fosil cair, Elpiji menghasilkan emisi karbon dioksida dan polutan lainnya yang lebih rendah. Penggunaan Elpiji sebagai bahan bakar kendaraan juga dapat mengurangi emisi gas buang berbahaya.
CNG adalah gas alam yang dipadatkan dan digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk kendaraan.
CNG menghasilkan emisi karbon dioksida, karbon monoksida, dan hidrokarbon yang lebih rendah dibandingkan dengan bensin atau diesel. Selain itu, CNG juga lebih ekonomis dan memiliki kandungan sulfur yang hampir nol.
Meskipun bukan BBM dalam arti tradisional, kendaraan listrik (EV) semakin populer sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.
EV menggunakan baterai listrik yang dapat diisi ulang, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan menghasilkan emisi nol saat digunakan.
Dengan berkembangnya teknologi baterai, EV menjadi solusi masa depan yang semakin efisien dan praktis.
Penggunaan produk BBM ramah lingkungan tidak hanya membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga mendorong penggunaan teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Masyarakat dan industri diharapkan semakin beralih ke bahan bakar ini untuk mendukung upaya global dalam mengatasi perubahan iklim dan menjaga kelestarian lingkungan. (Z-10)
Referensi:
Menurut dia, monorail dipilih karena tidak menimbulkan emisi dan minim gangguan terhadap habitat hewan.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Upaya mendorong gaya hidup ramah lingkungan melalui sektor ritel mulai diperkenalkan di Bali.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan pangan, inovasi edible packaging atau kemasan yang dapat dimakan mulai banyak digunakan di berbagai produk makanan. Mengutip
PT Pertamina resmi menurunkan harga Pertamax dan sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi lainnya mulai 1 Januari 2026.
PT Pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Desember 2025.
Kelangkaan stok bahan bakar minyak (BBM) pertamax series, khususnya pertamax turbo, terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jawa Timur.
Kajian blending mulai dilakukan sejak 2015 dengan mencampur bensin beroktan rendah RON 88 dengan RON 92 hingga menghasilkan Pertalite dengan RON 90.
DIREKTUR Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menjelaskan, penggunaan etanol dalam campuran bensin bukanlah hal baru di Indonesia.
Untuk wilayah DKI Jakarta, harga BBM Pertamax atau RON 92 menjadi Rp12.500 per liter dari yang sebelumnya Rp12.100 liter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved