Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) dinilai perlu memperbaiki reputasi perusahaan kepada publik. Pasalnya, sejak diresmikan berdiri, sudah terlalu banyak isu miring yang menghampiri entitas dari hasil penggabungan tiga bank tersebut.
"Ini kan yang paling berpengaruh ke reputasi mereka, terutama setelah ada penarikan dana dari Muhammadiyah. Reputasi dan citranya ini perlu diperbaiki supaya dampaknya tidak meluas," ujar peneliti makroekonomi dan keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abdul Manap Pulungan saat dihubungi, Minggu (9/6).
Tahun lalu, BSI menjadi buah bibir lantaran mengalami serangan siber dan mengakibatkan gangguan layanan lebih kurang dua pekan. Dalam hal ini, kata Abdul, evaluasi pada internal BSI diperlukan dan relevan.
Baca juga : Muhammadiyah Tarik Seluruh Dana dari BSI, Ini Respons Erick Thohir
Saat ini perusahaan kembali menjadi pembicaraa lantaran Muhammadiyah menarik dana yang diperkirakan berkisar Rp13 triliun hingga Rp15 triliun dari BSI. Salah satu isu yang mencuat ialah penarikan dana sejalan dengan inkonsistensi BSI dalam hal pembiayaan. Alih-alih mendanai UMKM, BSI justru lebih banyak mendanai koorporasi besar.
Hal yang demikian, kata Abdul, sedianya berada di luar kendali dari internal BSI. Karenanya, perbaikan reputasi diperlukan untuk mengamankan citra perusahaan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat.
"Memang bisa dibilang bank ini juga bank baru dan masih butuh trust dari masyarakat," pungkasnya. (Z-2)
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2025. Per Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun.
Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi
Pada 23 Januari 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara administratif telah menyandang status sebagai perusahaan Persero.
BSI menegaskan komitmen untuk menjalankan mandat tersebut dengan tetap mengedepankan governance dan kepatuhan terhadap ketentuan terkait.
Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang ini ditinjau langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Kamis (1/1). Dalam kesempatan tersebut
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi berstatus badan usaha milik negara (BUMN) setelah negara memiliki Saham Seri A Dwiwarna. Keputusan ditetapkan dalam RUPSLB 2025.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah memandang pembentukan Board of Peace (BoP) patut dicermati secara kritis, lembaga ini harus jelas soal roadmap kemerdekaan Palestina
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan dengan puluhan pimpinan organisasi Islam dan tokoh pondok pesantren dari berbagai daerah pada hari ini.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perwakilan sejumlah organisasi masyarakat Islam, termasuk PBNU, Muhammadiyah, dan MUI, ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
BANK Syariah Indonesia mempermudah layanan pembayaran iuran 16 juta anggota Muhammadiyah yang saat ini bisa diakses melalui superapps BYOND by BSI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved