Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori merespons kondisi musim kemarau yang menghampiri Indonesia dan dampaknya terhadap produksi pangan ke depan.
"Dampaknya (kekeringan) belum bisa dipastikan seberapa besar. Menurut BMKG, Juli sampai akhir tahun masuk La Nina lemah. Nmun La Nina lemah tidak berpengaruh terhadap musim kering," kata Khudori saat dihubungi pada Rabu (5/6).
Khudori menjelaskan bahwa saat ini sebanyak 19% zona atau wilayah Indonesia sudah memasuki musim kering. Adapun wilayah tersebut meliputi Lampung, Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Timur dan Barat), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara sejak Juni hingga Oktober berppotensi diguyur hujan dengan intensitas amat rendah kurang dari 50 mm/bulan.
Baca juga : Antisipasi Kemarau, Pemerintah Diminta Prioritaskan Revitalisasi Hulu Irigasi untuk Lahan Sawah
"Masih sulit memperkirakan seberapa besar dampaknya. Ini karena, pertama, situasi iklim/cuaca masih dinamis, karena itu penting untuk terus mencermati update perkiraan dari BMKG," ujar Khudori.
Di sisi lain, Khudori menyebut bahwa pemerintah melalui kementerian teknis harus melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak yang tidak diinginkan jelang musim kemarau yang datang. Salah satunya yang bisa dilakukan ialah kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengelola ketersediaan air agar terus tersedia untuk menjaga produktivitas pangan.
"Kalau embung-embung, bendung, waduk yang terisi air dipastikan airnya bisa dialirkan ke sawah tentu ini bermanfaat. Jika jaringan irigasi primer tersambung dengan irigasi sekunder dan tersier yang jadi wewenang daerah juga akan baik karena memastikan air bisa mengalir dari hulu sampai sawah," jelasnya.
Khudori juga mengapresiasi penyediaan program pompanisasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang berjumlah 90 ribu unit untuk membantu pengairan sawah. "Jadi masalah serius jika pompa ada tetapi air yang hendak dipompa tidak ada. Jadi krusial jika embung-embung, bending, dan waduk terisi air tetapi air tak bisa dialirkan ke sawah. Jadi masalah serius bila jaringan irigasi primer tidak diikuti keberadaan jaringan irigasi sekunder dan tersier," tandasnya. (Z-2)
Sejumlah astronom menemukan cadangan air terbesar yang pernah diketahui di alam semesta. Lautan ini ditemukan di sebuah quasar raksasa yang berjarak sekitar 12 miliar tahun cahaya dari Bumi.
Dalam uji cobanya, para peneliti menempatkan sampel material penyerap dalam ruangan dengan tingkat kelembapan yang berbeda-beda.
PERUSAHAAN air minum dalam kemasan (AMDK) mesti melakukan konservasi air melalui penanaman pohon, perawatan daerah aliran sungai (DAS), dan penguatan area resapan air.
KEBERHASILAN Depo Air Minum Biru didorong oleh tiga faktor utama. Apa saja itu?
Air mineral dalam kemasan Aqua berkomitmen dalam menjaga lingkungan dan menghadirkan dampak positif melalui pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
SEBELUM menentukan sumber air bakunya, perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) mengeluarkan biaya mahal. Kenapa?
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved