Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ANALIS Kebijakan Pangan Syaiful Bahari menyebut bahwa penyebab kenaikan harga komoditas pangan berbeda-beda di setiap komoditi. Sebagaimana diketahui, per siang ini, hampir seluruh komoditas pangan mengalami kenaikan rata-rata secara nasional kecuali komoditas daging ayam ras, jagung pakan ternak, dan tepung terigu kemasan (non curah).
"Di luar beras, seperti bawang putih yang harganya terus naik, kenaikannya disebabkan tata kelola impor yang akar masalahnya dari dulu tidak pernah diselesaikan, yaitu kuota dimonopoli oleh segelintir pihak sehingga membuat importir sudah tidak berdaya," kata Syaiful saat dihubungi pada Selasa (21/5).
Akibatnya, sambung dia, rekomendasi impor produk holtikultura (RIPH) dan surat persetujuan impor (SPI) sudah banyak dikeluarkan pemerintah tetapi tidak ada yang mau mengimpor, padahal, ia menyebut bahwa RIPH dan SPI itu sendirilah yang menjadi sumber permainan kuota impor.
Baca juga : Perubahan Iklim tidak Bisa Dijadikan Kambing Hitam atas Langkanya Pangan
"Sementara untuk bawang merah, biaya produksi yang semakin tinggi dari mulai bibit, obat-obatan, sampai pupuk, sehingga hasil produksi hampir tidak menutupi biaya produksi. Bawang merah termasuk komoditi yang menyerap pupuk dan obat-obatan cukup besar," terang Syaiful.
Di sisi lain, untuk komoditi yang diproduksi di dalam negeri penyebab utama naiknya harga dari komoditas pangan tersebut adalah tingginya biaya produksi tetapi hasil produksi sama atau menurun.
"Sedangkan untuk komoditi yang diimpor persoalan utamanya adalah di tata kelola impor yang tidak transparan sehingga menyuburkan permaianan kuota impor," pungkasnya. (Z-10)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
NILAI impor Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Oktober 2025 tercatat mencapai US$1.866.025.235,82.
Dengan pertukaran data berbasis elektronik antarotoritas negara, perubahan atau manipulasi dokumen menjadi sulit dilakukan.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pada Oktober 2025, ekspor tercatat US$24,24 miliar dan impor US$21,84 miliar sehingga surplus US$2,39 miliar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan barang pada Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar US$2,39 miliar.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved