Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KAIN tenun yang dibuat secara tradisional dengan alat tenun bukan mesin (ATBM) ternyata menghasilkan kain yang berkualitas dan bernilai tinggi bahkan tembus hingga pasar dunia. Salah satunya kerajinan tenun sarung goyor di Sragen, Jawa Tengah.
Kerajinan tenun sarung goyor itu tepatya berlokasi di Dukuh Sendangrejo, Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Salah satu pelopor perajin tenun sarung goyor, Muhammad Nasir, yang memproduksi tenun goyor untuk kemudian dijual ke pabrik di Semarang dan Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Nasir terlihat cukup terampil melilitkan benang dengan tangan dan kaki dalam menenun benang di rumahnya. Ia mengaku mulai belajar menenun sarung goyor sejak 2008.
Baca juga : Tembok Pekarangan Roboh, Empat Anak Tertimpa Dua Tewas
Setelah cukup lama, ia kemudian meminta izin untuk membuat tenun tersebut di rumah agar teman-teman dan para tetangga mau belajar sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarga. Ia membawa dua ATBM untuk bekerja di rumah.
Saat ini sudah ada enam orang yang mau belajar membuat tenun goyor kepadanya. Dalam sehari, Nasir bisa menghasilkan selembar kain goyor berukuran 4 meter dan lebar 60 sentimeter.
Kain goyor yang sudah diproduksi nasir dan teman-temannya disetor ke Solo dan dipasarkan sampai ke Timur Tengah hingga Afrika. Setiap potong tenun sarung goyor yang ditenunnya mendapatkan upah dari pabrik mulai Rp75 ribu hingga Rp85 ribu. (Z-2)
PERUM Bulog terus menunjukkan komitmen sosialnya melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bulog Peduli UMKM dengan menyelenggarakan kegiatan pelatihan pemberdayaan UMKM di Kabupaten Sragen pada 3–4 Desember 2025.
Batik pinggir Bengawan Solo menjadi bagian dari sejarah batik Keraton Kasunanan Surakarta, yang dalam perkembangannya menjadi bagian warna dari bagian batik Sragenan.
Pertamina menambah pasokan tabung gas LPG 3 kilogram sebanyak 23.520 tabung ke Sragen, Jawa Tengah, untuk mengatasi kelangkaan gas LPG di wilayah itu.
Pelaku UMKM serta ibu rumah tangga di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram (kg) di pengecer dan pangkalan.
Selama bertahun-tahun, masyarakat di wilayah Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen sangat bergantung pada suplai air donasi dari perusahaan yang berada di sekitar warga.
Sembilan kepala keluarga warga Dusun Secang, Desa Jetis, Kecamatan Sambirejo yang menjadi korban bencana tanah longsor pada 24 Maret silam, menerima bantuan rumah sewa.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved